Federer Pesimistis Anak-anaknya Jadi Petenis, Dukung di Olahraga Lain

Federer Pesimistis Anak-anaknya Jadi Petenis, Dukung di Olahraga Lain

Kris Fathoni W - Sport
Rabu, 20 Jan 2016 14:41 WIB
Federer Pesimistis Anak-anaknya Jadi Petenis, Dukung di Olahraga Lain
Getty Images/Cameron Spencer
Melbourne -

Roger Federer adalah petenis top. Istrinya pun pernah menggeluti olahraga tersebut. Tapi Federer tak terlalu antusias dengan kans anaknya mengikuti jejak mereka.

Federer dan Mirka, sang istri, berjumpa ketika sama-sama membela Swiss di Olimpiade 2000. Mereka kemudian juga bahu-membahu di Piala Hopman tahun 2002. Saat ini Mirka sudah lama pensiun akibat cedera, walaupun masih akrab dengan arena tenis akibat kehadirannya untuk mendukung Federer yang masih aktif berkompetisi.

Pasangan itu sendiri sudah dikaruniai pasangan putri kembar identik, Charlene Riva dan Myla Rose, yang bulan Juli mendatang berumur 7 tahun. Juga ada pasangan putra kembar, Leo dan Lenny, yang lahir tahun 2014 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai melewati pertandingan babak kedua Australia Terbuka 2016, Rabu (20/1/2016), Federer membahas soal kemungkinan putri kembarnya untuk terjun ke dunia tenis di masa depan.

"Mereka tak terlalu semangat-semangat amat melihat saya bermain," ucap Federer seperti dikutip USA Today.

"Kami berupaya memperkenalkan mereka dengan tenis sedikit demi sedikit walaupun saya pikir kita takkan melihat mereka di sini suatu hari nanti. Saya sebenarnya akan senang-senang saja kalau mereka akhirnya tidak turun ke lapangan tenis," tutur peraih 17 titel grand slam tersebut.


[Mirka Federer dan kedua putri kembarnya (2013) Foto: Getty Images/Julian Finney]

Federer sebenarnya tidak keberatan kalau pada akhirnya putri kembarnya justru mengikuti jejak orangtuanya. Apalagi mereka pun telah diikutkan masuk les tenis. Tapi Federer mengaku tidak terlalu antusias dengan kemungkinan menghabiskan 20 tahun lagi berpindah-pindah tempat dalam berkiprah di sirkuit tenis--seperti dirinya sekarang.

"40 tahun dalam tour tenis tidak membuat saya antusias," kata Federer sambil tertawa. "Dan mereka tidak menyenanginya seperti saya. Jadi itu mengapa buat saya cukup jelas itu tak akan terjadi. (Tapi) Siapa yang tahu? (Untuk saat ini) Mereka belajar tenis karena ayahnya yang meminta karena saya pikir itu bagus buat mereka," ujar Federer.

"Tour tenis... merupakan sebuah tempat menyenangkan, kalau tidak saya takkan berada di dalamnya. Ini merupakan sebuah olahraga yang bagus untuk belajar mengenai menang, kalah, berproses, disiplin, silakan sebut saja. Saya tidak mengatakannya dengan maksud negatif. Saya cuma berpikir mereka tidak akan menjadi pemain tenis yang tampil di Rod Laver Arena. Mungkin saja mereka akan mengejutkan saya, suatu hari mereka berada di sini dan saya sebaliknya ada di rumah. Siapa yang tahu?" imbuhnya.

Kalaupun anak-anaknya jadi olahragawan, petenis yang kini berumur 34 tahun tersebut tampaknya juga lebih menyukai mereka menekuni olahraga lain saja. Ski, misalnya.

"Saya lebih suka mendukung mereka di olahraga lain. Melihat mereka jadi peski super akan terasa luar biasa. Menyaksikan partai-partai tenis, entahlah... walaupun saat ini saya amat menyenanginya, saya cuma tak yakin bagaimana tingkat antusiasme saya 20 tahun mendatang," papar Federer.

(krs/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads