Naomi Osaka, si 'Pokemon' yang Mencuri Perhatian Sampai Dipuji Serena

Australia Terbuka

Naomi Osaka, si 'Pokemon' yang Mencuri Perhatian Sampai Dipuji Serena

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 22 Jan 2016 14:11 WIB
Naomi Osaka, si Pokemon yang Mencuri Perhatian Sampai Dipuji Serena
Getty Images/Graham Denholm
Melbourne -

Petenis muda Jepang Naomi Osaka (18 tahun) mencuri perhatian di Australia Terbuka 2016 berkat aksi dan gayanya.

Para penggemar tenis boleh jadi belum familiar nama Osaka. Tak heran karena usianya yang masih muda dan partisipasinya di Melbourne Park kali ini pun menjadi kali pertama ia main di putaran utama grand slam.

Keikutsertaannya di grand slam pembuka tahun 2016 itu dipastikan setelah ia memenangi seluruh pertandingan kualifikasinya. Osaka mulai dilirik karena big serve-nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini sudah dua partai dilakoni Osaka, dengan yang teranyar membuatnya benar-benar jadi pusat perhatian. Bagaimana tidak, ia mampu menang straight set 6-4, 6-4 atas unggulan 18 Elina Svitolina.


[REUTERS/Issei Kato]

Usai pertandingan, Osaka memberikan wawancara menggelitik nan unik, tanpa ada jaim-jaiman bahkan dapat dikatakan khas remaja pada umumnya.

"Untuk menjadi yang terbaik, yang belum pernah dilakukan orang lain sebelumnya," kata Osaka lantang menjawab pertanyaan mengenai harapannya di masa depan, seperti dikutip New York Times.

Jawaban itu membuat pihak pewawancara kebingungan, dan dengan cekatan Osaka pun menambahkan dengan jenaka, "Maaf, itu kutipan dari Pokemon (anime dan video game tenar asal Jepang--red). Tapi, yeah, (aku ingin) jadi yang terbaik dan melaju sejauh yang aku mampu."

Petenis yang dua tahun lalu membuat kejutan dengan mengalahkan Sam Stosur di babak pertama turnamen di Stanford itu kemudian juga terus melakukan sesi wawancara dengan jawaban-jawaban menarik nan polos.

"Ngeri juga sih," sahut Osaka ketika ditanya bagaimana rasanya bisa mencapai babak ketiga sebuah ajang grand slam.

Simak pula jawabannya saat ditanya kenapa di atas lapangan ia seperti tidak memperlihatkan emosi apa-apa. "Maaf. Wajahku memang sudah begini dari sananya."

Osaka lahir di Osaka, Jepang, dari seorang ayah asal Haiti dan ibu asli Jepang. Ketika masih kecil, Osaka sekeluarga sudah boyongan ke Amerika Serikat dan sekarang lebih banyak berada di Florida yang juga menjadi tempatnya berlatih.

Hal itu membuatnya memiliki dua paspor dan bisa saja berkiprah dengan membela AS. Tapi sang ayah konon lebih suka putrinya membela bendera Jepang, yang ia lakukan dan kini menjadi salah satu idola baru para penonton asal "Negeri Sakura" yang ada di Melbourne Park.

"Ada banyak orang Jepang dan mereka benar-benar memberiku elu-eluan. Jadi aku amat gembira," kata Osaka seperti dikutip news.com.au.

"Aku selalu menduga mereka terkejut aku orang Jepang. Jadi melihat ada bendera-bendera Jepang dan pernak-pernik lain, aku benar-benar mereka tersentuh," lanjutnya.

Dalam 12 bulan terakhir, Osaka sudah memoles peringkat dunianya dari posisi 250 sampai sekarang ada di peringkat 127 dunia. Performanya itu pun tidak luput dari pengamatan petenis putri terbaik dunia Serena Williams.

"Saya pernah melihatnya main. Ia benar-benar muda dan amat agresif. Ia benar-benar bagus, pemain berbakat. Sangat berbahaya," kata Serena awal pekan ini.

Osaka berikutnya akan berhadapan dengan Victoria Azarenka, mantan petenis nomor satu dunia yang juga pernah dua kali juara Australia Terbuka.

ο»Ώ

(krs/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads