Petenis tuan rumah, Nick Kyrgios, bikin ulah di pertandingan terakhirnya pada Australia Terbuka tadi malam. Dia emosi karena merasa terganggu dengan suara musik dari tribun penonton.
Kyrgios tersingkir di babak ketiga Australia Terbuka setelah dikandaskan petenis Republik Ceko, Tomas Berdych, dengan skor 3-6, 4-6, 6-1, dan 4-6, Sabtu (22/1/2016). Duel itu bergulir selama 2 jam dan 30 menit.
Permainan Berdych membuat Kyrgios cukup frustasi. Setelah menutup pertandingan di set pertama dengan kekalahan 3-6, di set kedua dia sempat unggul 3-2. Tapi kemudian Berdych menyamakannya menjadi 3-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki set ketiga, Kyrgios tampil lebih ganas. Dia tak memberikan kesempatan Berdych untuk mengembangkan permainan. Set itu dimenangkan Kyrgios dengan skor 6-1 hanya dalam waktu 33 menit. Di set keempat, Kyrgios kembali kehilangan irama bermainnya dan kalah.
"Saya mendengar sesuatu. Saya rasa ada musik yang diputar saat itu. Apakah ada yang mendengarnya? Kalau begitu Anda memang ada di sana," ucap Kyrgios saat dikonfirmasi.
"Saya tidak tahu dari mana datangnya musik itu. Wasit bilang kepada saya kalau dia tak mendengarnya. Saya yakin kok kalau saya mendengarnya. Jadi sekarang di pertandingan tenis, kita bisa memainkan musik sebagai background-nya. Sebuah peraturan baru mungkin. Sudah perlu dimasukkan ke buku peraturan mungkin," sindirnya.
Kyrgios memang bukan kali ini membuat 'kegaduhan' di tengah lapangan saat pertandingan. Pemuda kelahiran Canberra 20 tahun lalu itu memang lekat dengan julukan bad boy. Beberapa kali dia protes kepada penonton yang membiarkan dering telpon menyala di tengah pertandingan atau protes saat para penonton meninggalkan tribun. Oleh media-media seperti BBC dan New York Time, Kyrgios mendapatkan julukan Wild Thing.
(fem/fem)











































