'Dasha' Gavrilova Ganti Bendera Rusia ke Australia karena Pacar

'Dasha' Gavrilova Ganti Bendera Rusia ke Australia karena Pacar

Femi Diah - Sport
Sabtu, 23 Jan 2016 15:30 WIB
Dasha Gavrilova Ganti Bendera Rusia ke Australia karena Pacar
REUTERS/Issei Kato
Jakarta - Daria Gavrilova mendapatkan julukan 'giant killer' di Australia Terbuka kali ini. Mewakili tuan rumah, tapi rupanya dia belum lama mempunyai paspor Australia.

Gavrilova lahir dan besar di Moskow, Rusia. Petenis 21 tahun itu juga membela Rusia dalam turnamen-turnamen internasional hingga 2014. Sebagai contoh, dia peraih emas Youth Olympic alias Olimpiade Remaja di tahun 2012 Singapura di nomo rtunggal putri.

Gavrilova menunjukkan laju yang sip di Australia Terbuka ini. Dia berhasil menjejak babak keempat dengan mengalahkan para petenis yang lebih diunggulkan. Di babak pertama, dia mengalahkan petensi Republik ceko, Klara Koukalova dua set langsung 7-6(3), 6-4. Kemudian melanjutkan langkah dengan menang atas unggulan keenam yang juga dari RepubliK Ceko, Petra Kvitova, 6-4, 6-4.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tempat di babak 16 besar diraih Gavrilova dengan menumbangkan petenis Prancis, Kristina Mladenovic, 6-4, 4-6, dan 11-9. Di babak keempat dia akan berjumpa dengan Carla Suarez Navarro dari Spanyol.

Piala Hopman Januari ini menjadi turnamen beregu pertama Gavrilova dengan membawa bendera Australia. Dia berpasangan dengan si 'bad boy' Nick Kyrgios di Perth Arena.

"Saya mempunyai pacar. Kami sudah lama jadian. Dia orang Australia. Saya tinggal di sini, so... saya rasa itu adalah terbesar mengapa saya memilihnya (menjadi warga negara Australia)," kata petenis yang akrab disapa Dasha itu seperti dikutip situs resmi turnamen.

Menurut kekasihnya Luke Sevilla dan dikutip Herald Sun, keduanya berjumpa saat sama-sama membela Piala Davis Junior dan Piala Fed lima tahun lalu. Tentunya, Dasha untuk masih bermain untuk tim Fed Rusia sedangkan Seville bersama timnas Australia di Piala Davis. Mereka kemudian jadian tak lama setelah Australia Open 2003.

Di waktu itu pula dia mulai berlatih di Melbourne dengan menggandeng pelatih Australia, Nicole Pratt.

"Ketika saya resmi mempunyai paspor Australia, rasanya seperti ada kupu-kupu terbang di dalam perut saya. Saya bangga dan senang," kata dia usai mendapatkan paspor di pertengahan Desember tahun lalu.



(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads