Hewitt (34 tahun) sebelum ini sudah mengucap salam perpisahan dengan publik Melbourne Park seirin dengan kekalahannya di tangan David Ferrer di babak kedua pada nomor tunggal putra.
Pada hari Minggu (24/1/2016) petenis Australia tersebut benar-benar menutup karier tenisnya setelah ia dan Groth tunduk 4-6 dan 2-6 dari pasangan Vasek Pospisil/Jack Sock di Margaret Court Arena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Getty Images/Scott Barbour]
Partai itu sendiri menghadirkan drama dari luar lapangan. Seperti dikabarkan Sydney Morning Herald, ibunda dari Groth tergelincir di tangga dan membutuhkan perawatan medis pada game lima set kedua. Groth disebut terlihat amat risau dan dinyatakan lebih banyak menutupi bagian bawah wajah dengan handuk.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Hewitt dan Groth pada akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan lawan setelah melalui pertarungan selama 73 menit.
Hasil tersebut secara resmi menjadi tirai penutup karier tenis profesional Hewitt selama 20 tahun, yang di antaranya menghadirkan titel AS Terbuka 2001 dan Wimbledon 2002, gelar juara nomor ganda AS Terbuka 2000, dan juga predikat petenis nomor satu dunia selama 80 pekan periode 2001-2003.
Hewitt mendapat tepuk tangan meriah dari para penonton di akhir pertandingan, dalam perjalanan kapten tim Piala Davis Australia tersebut menuju terowongan untuk kali terakhir sebagai seorang petenis profesional.
(krs/krs)











































