Serena maju ke final di Melbourne Park tahun ini usai menang 6-0, 6-4 atas unggulan empat Agnieszka Radwanska. Menang mudah di set awal, sang juara bertahan mendapat perlawanan lebih alot di set kedua.
"Saya amat antusias berada di final lagi; agak hilang kata-kata juga. Saya merasa sudah main sebaik yang saya mampu dan saya tak percaya ada di final!" ucap Serena dalam wawancara di atas lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Getty Images/Michael Dodge]
Ini akan jadi final ketujuh untuk Serena di Australia Terbuka, dengan enam partai puncak sebelum ini selalu mampu ia tuntaskan dengan kemenangan. Di era Open, Serena merupakan kampiun paling banyak di ajang itu.
"Saya suka di Australia; cuma ini turnamen yang seandainya kalah cepat pun saya masih akan tetap nongkrong tak cepat-cepat pulang," ujar Serena dalam wawancara dengan ESPN usai bertanding, seperti dikutip WTATennis.com.
"Terkadang saya naik pesawat paling terakhir ke AS. Ini tempat menyenangkan dan penonton di sini sudah sedemikian luar biasa. Semua orang ikut senewen ketika saya absen empat bulan, tapi ini tahun penting buat saya dan saya ingin lebih baik lagi. Dan itulah yang saya lakukan," tuturnya.
Seandainya mampu menambah koleksi titel di Australia Terbuka tahun ini, Serena akan menambah koleksi gelar juara grand slam miliknya jadi 22 sekaligus menyamai Steffi Graf selaku petenis putri dengan titel grand slam paling banyak di era Open--walaupun sepanjang masa masih ada Margaret Court dengan 24 titel.
"Biar bagaimana juga akan tetap berat; ketika masuk lapangan, terutama untuk saya, rasanya semua petenis bermain lebih sengit lagi ketika menghadapi saya," sebut Serena.
"Saya akan siap dan apa pun yang nanti terjadi, terjadilah. Saya cuma antusias berada di final setelah rehat lama. Biar bagaimana juga, saya merasa bersemangat," bebernya.
Di partai puncak nanti Serena akan berhadapan dengan unggulan tujuh Angelique Kerber yang baru saja mengatasi perlawanan petenis non-unggulan Johanna Konta lewat partai dua set langsung.

[Getty Images/Michael Dodge]
Ini merupakan debut final ajang grand slam untuk Kerber, yang juga kelahiran Jerman seperti halnya Graf. Di perempatfinal lalu Kerber sempat bikin kejutan dengan menyisihkan salah satu favorit, Victoria Azarenka.
(krs/mfi)











































