Pelatih Serena Williams memberikan peringatan untuk seluruh petenis putri, secara khusus Angelique Kerber yang akan dihadapi di final Australia Terbuka 2016. Serena disebutnya sudah lebih oke daripada tahun lalu dan sedang bekerja keras agar bisa terus dominan di tahun-tahun mendatang.
Tahun lalu Serena berhasil memenangi tiga dari empat ajang grand slam yang ada. Cuma kejutan pada semifinal AS Terbuka saja yang membuatnya gagal melakukan sapu bersih. Tiga titel grand slam dalam setahun itu sendiri membuat petenis AS 34 tahun tersebut menyamai apa yang pernah ia lakukan tahun 2002 silam, menyabet tiga gelar major, pada tahun 2002 silam ketika ia masih berusia 21 tahun.
Saat ini Serena sudah punya 21 gelar grand slam. Cuma terpaut satu dari Steffi Graf sebagai petenis putri dengan koleksi titel grand slam terbanyak di era Open--walaupun sepanjang masa ada nama Margaret Court (24). Serena berkesempatan menyamai rekor Graf, Sabtu (30/1/2016) sore nanti, saat menghadapi Kerber di final Australia Terbuka. Tapi bidikan Serena rupanya memanjang jauh dari sekadar partai nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya gembira dengan levelnya dan senang dengan caranya bermain. Kami sudah bekerja keras pada pramusim. Saat ini tenisnya tenis masa lalu karena ia sudah mendominasi dalam 20 tahun terakhir. Yang sekarang saya, dan dirinya, inginkan adalah tenisnya menjadi tenis masa depan. Itu mengapa kami terus memoles banyak hal dan menimbang akan seperti apa tenis di beberapa tahun mendatang," bebernya.
(krs/krs)











































