Novak Djokovic masih mempunyai pekerjaan besar di turnamen tenis grand slam. Petenis Serbia itu belum sekalipun menjadi juara di Prancis Terbuka.
Djokovic menambah satu gelar jura Australia Terbuka Minggu (31/1/2016) usai mengalahkan Andy Murray. Itu menjadi koleksi titel keenamnya di turnamen grand slam Melbourne Park. BBC menyebutnya Big One.
Petenis 28 tahun itu sekaligus menjadikan dirinya berada di urutan keempat petenis dengan koleksi grand slam terbanyak dengan 11 titel. Lima gelar itu didapatkan dari tiga di Wimbledon dan dua lainnya dari Amerika Serikat Terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu satu-satunya turnamen tenis grand slam yang belum pernah saya menangkan, tapi saya rasa saya masih punya kesempatan besar untuk meraihnya," kata Djokovic seperti dikutip ESPN.
"Setiap tahun saat saya tampil di sana saya merasa kalau waktunya makin dekat. Saya bisa mencapai tiga kali final. Saya akan menempatkan diri saya pada posisi untuk meraihnya trofi itu nanti. Saya akan menyiapkan diri semaksimal mungkin.
"Kalau mengibaratkan serigala yang bertarung ke puncak gunung maka serigala ini sedang amat lapar. Serigala ini membutuhkan makanan yang berbeda-beda untuk mengatasi rasa lapar itu," ucap dia.
Menilik jumlah pertemuan dengan para empat petenis top lainnya, Roger Federer, Rafael Nadal, Andy Murray, dan Stanislas Wawrinka, Djokovic sudah menunjukkan dominasi.
Djokovic menang dalam head to head dengan empat rivalnya itu. Menghadapi Federer, Nole unggul 23-22, versus NAdal 24-23, edangkan dengan Murray 22-19. Sementara Wawrinka yang mengalahkan dia di final Prancis Terbuka, Nole sudah menang 20-14.
(fem/cas)











































