Federer masih menjadi pemilik juara grand slam terbanyak dengan 17 kali mendapatkannya. Federer mulai kesulitan menambah titel dari turnamen tersebut belakangan ini.
Sudah sejak tahun 2012 dia tak pernah lagi menjadi juara grand slam. Federer meraih hasil terbaik dengan sampai babak final di tiga turnamen--Wimbledon 2014 dan 2015 serta Amerika Serikat Terbuka 2015-- sejak 2012, tapi tiga kali pula dia terhenti sebagai runner-up.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan misi mustahil bagi Djokovic untuk mendapatkannya. Statistik menunjukkan dialah petenis terbaik saat ini. Faktanya, Djokovic sudah memenangkan head to head dengan para petenis top, termasuk Federer.
"Lihat saja, Novak Djokovic sudah makin mendekati rekor itu. Tak seorang pun memprediksi bakal ada seorang petenis akan melewati 17 titel Grand Slam," kata mantan petenis Prancis, Bartoli, seperti dikutip Sport.
"Tapi level tenis yang diperontokan dia saat ini amatlah luar biasa. Dia mempunyai kesempatan yang bagus untuk menjuarai grand slam ketimbang Federer," jelas perempuan 31 tahun yang jadi juara Wimbledon 2013 itu.
Dengan Rafael Nadal, Djokovic sudah unggul head to head 24-23. Djokovic juga sudah mampu memenangkan head to head dengan Federer 23-22. Malah dia jauh lebih sering menang atas Andy Murray dengan catatan 22-9.
(fem/raw)











































