Ketua Umum PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengungkapkan bahwa selain menyiapkan bonus, pihaknya juga akan menyiapkan arak-arakan untuk Praveen dan Debby.
"(Bonus) pasti ada, besarnya sedang digodok. Minimal Rp 200 juta per orang. Arak-arakan juga sedang digodok. Penyambutan di bandara pasti akan dilakukan," ujar Yoppy kepada detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoppy menilai Praveen/Debby memang sudah saatnya menjadi juara di turnamen besar. Dia pun berharap kesuksesan Praveen/Debby akan menular ke atlet-atlet Indonesia lainnya.
"Jujur ya, setelah Ahsan/Hendra dan Tontowi/Liliyana kalah saya hancur lebur. Tapi, setelah Praveen/Debby menang di semifinal saya yakin bakal ada juara baru. Zhang Nan/Zhao Yunlei adalah lawan terberat tapi bisa diatasi," ujarnya.
"Mereka memang sudah saatnya menjadi juara setelah tiga tahun melanglang buana. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari langkah-langkah yang akan datang. Mestinya berdampingan dengan Owi/Butet, kalau ada dua tombak makin baik. Tapi, jangan lupa dengan second layer-nya. Ini jadi momentum. Ini akan menular ke nomor-nomor lain," kata Yoppy.
Praveen/Debby tampil sebagai kampiun di nomor ganda campuran setelah mengalahkan pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, di babak final, Minggu (13/3/2016). Ganda campuran peringkat delapan dunia itu menang dua game langsung dengan skor 21-12 dan 21-17.
(fem/mfi)











































