Bermain di Siri Fort Sports Complex, Rabu (30/3/2016), Tommy dipaksa bekerja ekstra keras oleh pemain Korea Selatan, Lee Dong Keun. Tommy menutup laga dengan kemenangan 21-18, 18-21 dan 21-18 dalam tempo 78 menit.
Berkaca catatan pertemuan-pertemuan sebelumnya semestinya Tommy tak perlu kesulitan menghadapi Dong Keun. Dalam empat kali duel sebelumnya, Tommy unggul 3-1. Sudah begitu, Tommy menang dengan skor meyakinkan pada pertemuan terakhir, yakni di Malaysia Masters 2016 dengan skor 21-2 dan 21-17.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βPada gim kedua setelah posisi 7-7 saya sempat blank dan langsung ketinggalan cukup jauh. Saat mau ngejar juga sulit. Jadi saya lebih mempersiapkan diri untuk main di gim ketiga, tapi tetap bermain sebaik mungkin,β tambah Tommy.
Pada gim penentu, langkah Tommy pun tak bisa dibilang mulus begitu saja untuk menang. Ia malah tertinggal jauh 3-9 dan 7-13. Meski begitu, Tommy tak langsung menyerah pada lawan. Ia mendekati poin Lee satu demi satu hingga menyamakan kedudukan menjadi 16-16 dan balik unggul hingga menang 21-18.
βDi gim ketiga saya sempet ketinggalan dulu. Tapi saya berusaha untuk tetap tenang dan fokus satu demi satu dulu, dan ternyata berhasil,β ujar Tommy.
βDi babak satu adaptasi memang tidak gampang. Apalagi lawan-lawan yang imbang sejak awal. Siapapun lawannya saya harus siap aja dan lebih fokus di lapangan. Atur strategi juga dari awal,β kata Tommy lagi.
Tommy tinggal menanti lawan antara pemenang antara Tanongsak Saensomboonsuk, Thailand, dengan H.S. Pranoy, India.
Pemain veteran Sony sudah lebih dulu memastikan tempat di babak dua. Dia menaklukkan Praneeth, India dengan skor 22-20 dan 21-13 dalam waktu 44 menit.
(fem/rin)











































