Kembali ke Pelatnas, Vita Marissa Bawa Misi Khusus

Kembali ke Pelatnas, Vita Marissa Bawa Misi Khusus

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Minggu, 10 Apr 2016 13:49 WIB
Kembali ke Pelatnas, Vita Marissa Bawa Misi Khusus
detikSport/Novitasari Dewi Salusi
Solo - Vita Marissa yang sudah memutuskan untuk gantung raket kembali masuk ke pelatnas PP PBSI. Lantas, apa peran Vita di pelatnas?

Vita sudah mengumumkan untuk gantung raket usai Kejuaraan Nasional Bulutangkis 2015 bulan Desember lalu. Namun, dia lantas dipanggil kembali ke Cipayung.

Tiket ke pelatnas didapatkan Vita setelah menjadi juara di Kejurnas. Di ajang tersebut, Vita turun di nomor ganda campuran berpasangan dengan Rafiddias Akhdan Nugroho yang juga merupakan atlet PB Djarum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah berkonsultasi dengan klub tempatnya bernaung, PB Djarum, Vita menerima pinangan PBSI. Vita kembali ke pelatnas di awal tahun 2016 ini.

Jika tak lagi aktif sebagai pemain, lantas apa status Vita di pelatnas?

"Saya di pelatnas statusnya setengah-setengah. Sparring iya, tapi bukan atlet lagi dan bukan pemain lagi. Sampai saat ini saya lebih ke sparring partner dan bantu motivasi dan latihan di Cipayung," ujar Vita kepada detikSport di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (10/4).

Kembali ke pelatnas, Vita yang kini berusia 35 tahun itu membawa misi khusus. Dia ingin berbagi ilmu serta membantu memotivasi para juniornya.

Vita memang dikenal andal dalam membimbing juniornya. Praveen Jordan menjadi salah satu buktinya. Sebelum bergabung dengan pelatnas, Praveen yang tahun ini menjuarai All England bersama Debby Susanto itu sempat berpasangan dengan Vita.

"Sebelum menyetujui untuk kembali ke pelatnas saya sudah ngobrol sama Djarum, misinya membantu memberi motivasi," lanjut Vita.

"Selama ini orang menilai saya bisa membantu membawa yang junior jadi misinya di PBSI selama 6 bulan ini untuk support dan memotivasi," kata Vita.

Setelah beberapa bulan kembali menghuni Cipayung, Vita memberikan penilaiannya soal ganda campuran di pelatnas. Menurutnya, ganda pelapis Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto masih punya peluang yang sama besar untuk meningkatkan levelnya.

"Semua yang di PBSI masih punya kans yang cukup besar seperti Edi/Gloria, Riky/Richi. Tapi untuk menembus tipe seperti Jordan atau Owi memang tidak mudah," ujar Vita.

"Ini kita juga masih dalam tahap usaha untuk yang pelapis, tapi bukan berarti jaraknya jauh, hanya apakah mereka bisa tembus atau tidak," ucapnya.

(nds/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads