Dua turnamen, India dan Malaysia, sudah dilewati oleh para pebulutangkis nasional. Pekan ini, Linda Wenifanetri dkk. bertaruh asa di Singapura Teruka Super Series.
Indonesia meraih gelar dari turnamen beruntun dua pekan terakhir. Di India, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldy Gideon menjadi penyelamat muka pasukan Merah Putih usai memenangkan duel All Indonesian Final dengan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi. Torehan bagus itu menjadi gelar pertama Kevin/Marcus di ajang super series.
Saat berlanjut di Malaysia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang gantian menjadi juaranya. Hasil itu sekaligus menyudahi paceklik gelar di turnamen super series sejak Prancis Terbuka 2014 atau setelah Kejuaraan Asia 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajang itu masih cukup penting bagi para pemain pelatnas yang mengejar tiket dan seeded ke Olimpiade. Singapura Terbuka menjadi turnamen terakhir level super series bagi para pemburu poin Olimpiade. 2016 Rio de Janiero.
Tahun lalu di turnamen serupa, Angga/Ricky menjadi satu-satunya peraih gelar dari Indonesia. Di sektor tunggal putra, dipastikan tak akan menampilkan juara bertahan Kento Momota. Dia tengah menjalani hukuman terkait judi di tempat ilegal.
Berdasarkan drawing yang dirilis BWF selain para pemain pelatnas, pemain Indonesia di luar pelatnas Cipayung juga ambil bagian. Di antaranya Tommy Sugiarto dan Maria Febe Kusumastuti, Sony Dwi Kuncoro, dan Simon Santoso.
Pemain pelatnas ke Singapura:
Tunggal putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa
Tunggal putri: Linda Wenifanetri
Ganda putra: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Marcus Fernaldy Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Berry Angriawan/Rian Agung Saputro,
Ganda putri: Greysia Polii/Nitya Krishinda, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta
Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja
(fem/rin)











































