Bertanding melawan Lin Dan di Singapura Indoor Stadium, Sabtu (16/4/2016), Sony sudah menunjukkan tanda-tanda positif sejak gim pertama. Ia akhirnya menang atas Lin Dan dengan skor 21-10, 17-21, dan 22-20.
Sony langsung "ngebut" di gim pertama, di mana ia sempat unggul jauh 11-4. Selisih antara dirinya dengan Lin Dan pun menjauh lagi menjadi 17-6, sebelum akhirnya Sony menang di gim pertama dengan kedudukan 17-21.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lin Dan lantas memimpin jauh hingga 19-13, dan merebut gim kedua untuk menyamakan kedudukan.
Baru pada gim ketiga, pertarungan benar-benar berubah menjadi ketat. Lin Dan sempat unggul 14-11, tetapi Sony berhasil menyamakan skor. Setelahnya, kedua pemain saling berbalas angka.
Pada akhirnya, skor sama kuat 20-20, tetapi Sony mampu keluar dari tekanan dan memenangi pertandingan ini.
"Intinya saya bermain lepas saja, saya tidak punya strategi khusus. Saya lihat di di lapangan bagaimana, dan saya lawan dengan bagaimana. Saya mau menyusahkan dia, saya mau dia jadi tidak enak mainnya. Pokoknya saya tidak mau terbawa permainan Lin," kata Sony.
"Di gim kedua saya akui kalau saya sering ragu-ragu. Saat gim ketiga, saya pikir ini adalah saatnya, ini kesempatan terakhir karena sudah gim penentuan. Saya lalu bermain agresif dan konsentrasi satu demi satu poin," ujar Sony.
Di babak final, Sony akan menghadapi pebulutangkis asal Korea Selatan, Son Wan Ho. Langkah serupa sebelumnya juga dicapai ganda putri, Greysia Polii/Nitya Krishinda, yang melaju ke final usai mengalahkan Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan (Korea Selatan).
(roz/roz)











































