Penampilan Mulai Sip, Jonatan Christie dkk. Diminta Tunjukkan Konsistensi

Penampilan Mulai Sip, Jonatan Christie dkk. Diminta Tunjukkan Konsistensi

Femi Diah - Sport
Selasa, 19 Apr 2016 19:11 WIB
Penampilan Mulai Sip, Jonatan Christie dkk. Diminta Tunjukkan Konsistensi
PBSI
Jakarta -

Jonatan Christie dkk. membukukan hasil-hasil yang lumayan dalam tiga turnamen yang diikuti belakangan ini. Kini mereka diminta untuk menunjukkan konsistensi.

Tiga tunggal putra pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Jonatan, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa, membukukan hasil lumayan dalam tiga turnamen beruntun yang diikuti. Dimulai dari Selandia Baru Grand Prix Gold, berlanjut ke Malaysia Terbuka Super Series Premier hingga penampilan di Singapura Terbuka Super Series yang ditutup akhir pekan lalu.

Saat tampil di Selandia Baru, ketiganya 'kompak' terhenti di babak ketiga. Ihsan disingkirkan pemain nonunggulan dari China Shi Yuqi, Anthony kalah dari pemain Jepang Richi Takeshita, sedangkan Jonatan ditundukkan Qiao Bin (China).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam turnamen berikutnya di Malaysia, Jonatan tampil paling sip di antara dua rekan lainnya. Dia menjejak semifinal hingga akhirnya dipaksa angkat koper oleh unggulan pertama dari China, Chen Long.

Sementara di ajang itu, Ihsan sudah terhenti di babak pertama. Dia dikalahkan pemain unggulan dari Denmark, Jan O Jorgensen, sedangkan Anthony dipaksa menyerah dari pemain tuan rumah, Iskandar Zulkarnain Zainuddin.

Hasil tiga tunggal putra itu di Singapura malah menurun. Ihsan dan Anthony sudah gugur di babak pertama. Ihsan dikandaskan Lin Dan sedangkan Anthony dikalahkan Sony Dwi Kuncoro yang akhirnya menjadi juara. Jonatan menjadi korban Lin Dan selanjutnya di babak kedua.

Pelatih tunggal putra pelatnas PBSI, Hendry Saputra, mengatakan kalau para pemain yang tengah diorbitkan untuk menjadi yang terbaik nasional itu masih membutuhkan jam terbang agar lebih konsisten. Teknik dan mental para pemain harus ditingkatkan lagi.

"Secara keseluruhan hasil tiga pemain tunggal putra cukup bagus. Jonatan bisa mencapai semifinal di Malaysia. Di Singapura memang tidak bisa berbuat lebih banyak, mereka bertemu dengan pemain matang dan berpengalaman," kata Hendry dalam perbincangan dengan detikSport, Selasa (19/4/2016).

"Dari sisi teknik mereka perlu bermain lebih safe dengan mengurangi kesalahan sendiri dan mati sendiri. Dari aspek mental para pemain ini masih sering ragu-ragu dan belum matang. Mereka masih perlu waktu, mudah-mudahan tidak terlalu lama bisa lebih bagus.

"Olimpiade bukan fokus kami, tapi tiap ada kesempatan akan kami kejar. Mudah-mudahan ada poin dari kejuaraan lain," tutur pelatih dari PB Tangkas Jakarta itu.

Hendry menyiapkan dua turnamen terdekat untuk Jonatan dkk. Yakni, Kejuaraan Asia di Wuhan, China mulai 26 April sampai 1 Mei dan berlanjut ke putaran final Piala Thomas di Kunshan, China 15-22 Mei.



(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads