Dua pemain tunggal putri--Febe dan Linda Wenifanetri--berebut tiket Olimpiade 2016 Rio de Janeiro hingga turnamen akhir di Kejuaraan Asia Bulutangkis 2016.
Dalam pengumuman BWF (Federasi Bulutangkis Dunia), Linda akhirnya menempati peringkat lebih sip dengan ada di urutan ke-22 dunia dan masuk 16 besar dengan ada di slot ke-15 Olimpiade. Sementara Febe yang mengikuti turnamen yang sama dengan Linda sejak 4 Mei 2015--sebagai awal perebutan tiket Olimpiade 2016--terhenti di peringkat ke-24 dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menerima dengan lapang dada penentuan pemain ke Olimpiade kali ini. Kali ini, penentuan pemain ke Olimpiade lebih fair ketimbang Olimpaide empat tahun lalu," kata Febe dalam perincangan dengan detikSport.
"Saya tidak tahu apa alasan PBSI memberangkatkan nama lain ke Olimpiade waktu itu. Sampai akhir, bahkan setelah Olimpiade lewat saya tidak tahu alasannya. Sementara, kali ini di akhir persaingan Linda mempunyai peringkat lebih bagus. Kami sama-sama mengikuti turnamen semaksimal mungkin untuk mengumpullan poin Olimpiade.
"Saya mencapai delapan besar dalam empat turnamen. Kurang lebih hasil dengan Linda sama. Hanya saja dia tertolong sekali dengan hasil di Kejuaraan Dunia. Kali ini penentuan pemain ke Olimpiade sangat fair," tutur Febe.
(fem/krs)











































