Sektor tunggal Indonesia menuju Piala Thomas memang didominasi pemain muda. Di antara empat pemain yang diboyong ke Khunsan, China, dalam putaran final mulai 15-22 Mei, hanya Tommy Sugiarto yang punya pengalaman panjang di turnamen beregu.
Sisanya, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa, boleh dibilang adalah muka-muka baru di turnamen beregu level dunia. Di antara tiga pemain itu, hanya Ihsan yang pernah memperkuat tim Thomas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bekal cukup meyakinkan dimiliki Indonesia setelah menjadi kampiun di Kejuaraan Beregu Asia di Hyderabad, India bulan Februari. Kala itu, Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Jepang di babak final.
"Saya tidak pernah meragukan kemampuan para pemain muda ini," kata Hendra dalam obrolan dengan detikSport, Senin (9/5/2016).
"Jonatan mampu membuktikan dirinya bisa bersaing sampai di semifinal Malaysia Terbuka. Ihsan tentunya juga mendapatkan bekal bagus setelah dua kali beruntun menghadapi Lin Dan. Itu jadi modal bagus ke Piala Thomas.
"Melihat drawing di babak grup memang ya kekuatan tim lain sudah berimbang dengan kita, tapi kami harus menang kan," tutur bapak dua anak itu.
Pada persaingan babak grup, Indonesia akan menghadapi Hong Kong dalam laga pertama. Kemudian menghadapi Thailand kemudian ditutup versus India.
Untuk memudahkan langkah ke babak perempatfinal, Indonesia wajib menjadi juara Grup B. Dengan posisi juara grup dipastikan sebuah tim bakal terhindar berjumpa dengan juara grup lain saat drawing babak perempatfinal.
Sebagai catatan, dua tahun lalu Indonesia terhenti di babak semifinal usai dikalahkan Malaysia dengan skor 3-0. Di ajang itu, juara direbut Jepang.
(fem/krs)











































