Novak Djokovic tak pernah menyangka bakal menjadi pemain terbaik dunia bersama rivalnya, Andy Murray. Sepuluh tahun lalu mereka hanyalah ABG yang amat serius dengan upaya dan kerja keras di atas lapangan.
Djokovic dan Murray memang sudah terlibat dalam rivalitas di tenis sejak di level junior. Djokovic mengingat kalau mereka sudah berjumpa dalam turnamen internasional mulai usia 12 tahun. Keduanya memang sepantaran dengan Murray sepekan lebih tua ketimbang Djokovic dengan kini sama-sama berusia 28 tahun.
Persaingan lebih serius ketika mereka beranjak remaja. Duel di final Madrid Terbuka akhir pekan lalu membuka lagi ingatan ketika mereka tampil di Madrid Terbuka 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Statistik menunjukkan kedua petenis itu pernah berjumpa dalam 15 kali final. Sejauh ini Djokovic unggul 5-4. Salah satunya dengan kemenangan Djokovic di Madrid Terbuka akhir pekan ini. Petenis Serbia itu keluar sebagai juara usai mengalahkan Murray yang berstatus sebagai juara bertahan lewat laga tiga set 6-2, 3-6, dan 6-3 di Caja Magica, Minggu (8/5/2015).
"Sepuluh tahun kemudian, kami adalah dua pemain terbaik di dunia. Sepuluh tahun lalu kami masih melihat semua ini sebagai sebuah tantangan buat kami. Kami sama-sama bertekad untuk menjadi yang terbaik sejak kami berusia 12 tahun. Saya rasa kalian sudah menyaksikan keseriusan kami sejak masih di kelompok junior," kata Djokovic seperti dikutip ATP.
"Saya sangat senang dengan rivalitas dengan seseorang yang sudah lama saya kenal dan dalam perjalanannya bisa terus berkembang. Kami adalah dua teman baik di atas dan di luar lapangan," tutur dia.
(fem/krs)











































