Sudah Anda Tanda-Tanda Sebelum Murray-Mauresmo Pisah Jalan

Kris Fathoni W - Sport
Selasa, 10 Mei 2016 13:43 WIB
Foto: Michael Dodge/Getty Images
New York - Andy Murray tiba-tiba memutus kolaborasi dengan Amelie Mauresmo selaku pelatihnya. Hal itu disebut sama sekali tidak menjadi kejutan di arena tenis.

Pendapat tersebut dilontarkan sosok yang juga berada di dunia tenis, yakni Patrick Mouratoglou yang merupakan pelatih petenis putri nomor satu dunia Serena Williams.

"Semua saling mengenal di ruang loker dan lounge pemain. Jelas ada sesuatu yang keliru," ucap Mouratoglou seperti dikutip BBC, mengomentari pengumuman Murray dan Mauresmo yang sepakat untuk mengakhiri kerjasama selama dua tahun.

Pria Prancis yang sudah melatih Serena dalam meraih delapan titel Grand Slam sejak 2012 itu menyebut bahwa kalangan tenis memiliki "kode-kode" yang mereka semua tahu bagaimana mengartikannya.

Absennya Mauresmo di boks pemain Murray saat petenis Inggris Raya itu tersingkir di babak ketika Miami Open pada bulan Maret lalu, dengan membuat 55 unforced error lawan Grigor Dimitrov, juga ditunjuk sebagai indikasi.

Sebelum Mauresmo, yang mantan petenis putri top dunia, Murray dilatih oleh Ivan Lendl (2011–2014). Di bawah arahan Lendl, Murray di antaranya menjuarai dua grand slam.

"Satu-satunya momen dalam kariernya ketika ia bisa memiliki hal-hal ekstra untuk memenangi pertandingan-pertandingan lawan tiga petenis teratas dan memenangi grand slam, Olimpiade, adalah ketika ia bersama Ivan," ujar Mouratoglou.

"Tetapi kendatipun ia tidak berhasil membuat sedikit perbedaan yang diperlukan (untuk ke puncak), dengan tingkat permainannya ia harusnya bisa rutin ada di empat besar," sebutnya.

Bersama Mauresmo, Murray menyabet tujuh titel termasuk dua gelar pertamanya di lapangan tanah liat dan mengantar Inggris Raya menjuarai Piala Davis. Tapi ia gagal menambah koleksi grand slam meskipun mampu dua kali sampai ke final.


(krs/mfi)