China memang konsisten menelurkan pemain-pemain putri yang mumpuni, baik di sektor tunggal ataupun ganda. Bahkan, boleh dibilang regenerasi sektor putri ini lebih sip ketimbang bagian putra.
Dominasi China itu dikukuhkan lewat perolehan enam trofi Piala Uber beruntun, mulai 1998 hingga 2008. Cuma terganggu satu kali gelaran di tahun 2010, pemain-pemain China kembali mengukuhkan diri sebagai yang paling jagoan dalam persaingan dalam turnamen beregu putri tersebut. China kembali menjadi juara Piala Uber di tahun 2012 dan 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua tahun lalu di New Delhi, India, Jepang mempunyai peluang untuk menambah koleksi juara. Tapi, di babak final mereka dikalahkan China.
Baca juga: Peluang Jepang Hentikan China Raih Trofi Piala Uber Ketiga Beruntun
Indonesia juga pernah membawa pulang trofi Piala Uber. Bukan hanya sekali tapi sudah tiga kali. Yakni, di tahun 1975, 1994, dan 1996.
Saat juara Piala Uber terakkhir, pasukan Merah Putih diperkuat Susy Susanti, Mia Audina, dan Meluawati di sektor tunggal. Sementara itu, di bagian ganda Indonesia diperkuat Eliza Nathanael/Zelin Resiana, Finarsih/Lili Tampi. Di babak final, Indonesia mengalahkan China 4-1.
Sejak itu, alias 20 tahun ini, Piala Uber belum pernah lagi singgah di Indonesia. Bahkan ketika Indonesia menjadi tuan rumah di tahun 2004 dan 2008.Β Β
Daftar juara Piala Uber dari tahun ke tahun:
ChinaΒ 13 kali (1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002*, 2004, 2006, 2008, 2012*, 2014)
JepangΒ 5 kali (1966, 1969*, 1972*, 1978, 1981*)
IndonesiaΒ 3 kali (1975*, 1994*, 1996)
Amerika SerikatΒ 3 kali (1957, 1960*, 1963*)
Korea SelatanΒ 1 kali (2010)
Catatan * = tuan rumah
(fem/cas)











































