Di partai pertama pada penyisihan grup C Piala Uber 2016, Maria Febe Kusumastuti dikalahkan oleh Yip Pui Yin dengan skor 19-21, 21-12, 18-21. Greysia/Anggia lalu menyamakan kedudukan berkat kemenangan 21-10 dan 21-16 dari Tse Ying Suet/Yuen Sin Ying.
"Kami merasa enjoy di lapangan, tidak memikirkan kalau tim Uber sedang ketinggalan. Kami mencoba untuk menikmati permainan dan berharap bisa menyumbang poin," kata Anggia dalam rilis pers Tim Humas Dan Social Media PP PBSI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin ada kesulitan di pergerakan saja, secara komunikasi dan permainan sih tidak ada masalah, karena kami sudah pernah berpasangan. Tadi saya memberi masukan kepada Anggia, maklum anak muda, jiwanya mau buru-buru. Padahal kalau kita main lebih tenang dan berpikir jernih, pasti kita lebih enak lagi mainnya. Lebih ke mental, bukan arahan teknik," beber Greysia.
"Saya selalu memberi masukan kepada adik-adik di tim, sebagai pemain ganda, kita mesti punya kualitas individu yg bagus supaya bisa dipasangkan dengan siapapun. Saya ingin membawa Anggi supaya ngerti dan dapet feel nya, di pertandingan beregu ini beda pressure nya," lanjutnya Greysia.
"Saya merasa tidak ada beban berpasangan dengan senior. Kalau lagi ketinggalan bisa lebih tenang lagi menghadapi lawan," timpal Anggia.
(krs/rin)











































