Bertanding di Kunshan Sport Center Stadium, Rabu (18/5/2016), Ihsan sempat kehilangan gim kedua sebelum akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 21-10, 20-22, dan 21-13.
Indonesia kini tinggal menunggu lawan di perempatfinal, yang akan ditentukan dalam undian malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Ihsan berhasil keluar dari tekanan dengan merebut tiga poin beruntun sehingga memimpin 11-8 saat interval. Ihsan memenangi sebuah reli panjang untuk menjauhi Verma dengan skor 13-8 usai pukulannya ke sudut lapangan kanan gagal dikembalikan.
Selanjutnya, Ihsan tidak terbendung. Verma kesulitan mengembalikan smes-smes keras Ihsan sebelum akhirnya menyerah dengan skor 10-21 di gim pertama.
Gim kedua berjalan lebih ketat. Ihsan sempat memimpin 7-4, tapi Verman bisa menyamakan skor setelah smes lawannya itu gagal menyeberangi net karena terburu-buru.
Akan tetapi, Ihsan mulai bisa mendapatkan ritme permainannya lagi setelah memimpin 11-9 di interval. Namun, Verma tidak menyerah dan mampu memepet Ihsan dengan menyeimbangkan permainan dalam kedudukan 14-14.
Ihsan gagal memanfaatkan match point dalam kedudukan 20-19 setelah pengembaliannya melebar. Kesalahan Ihsan memastikan Verma merebut dua poin beruntun sekaligus memaksakan gim penentuan.
Verman start lebih baik dan selalu memimpin dari Ihsan di paruh pertama gim ketiga. Ihsan pada akhirnya bisa menyamakan skor 10-10 tapi Verma kembali di depan usai pukulan Ihsan jatuh di luar garis belakang lapangan.
Arah angin berbalik di paruh kedua. Ihsan berhasil merebut tujuh poin berturut-turut sehingga mimpin 17-11. Verma mencoba mendekat dengan meraih dua poin beruntun.
Akan tetapi kesabaran Ihsan berbuah match point dan memastikan kemenangannya 21-13 setelah backhand Verma menabrak net.
(rin/nds)
