Ihsan harus memeras keringat saat berhadapan dengan dengan pemain tunggal Inggris, Rajiv Ouseph. Di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6/2016), dia harus melakoni pertandingan tiga game dengan durasi 56 menit yang berakhir dengan skor 17-21, 21-12, dan 21-12.
Ihsan mengaku sempat kebingungan di gim awal. Dia memutuskan untuk bermain lebih menyerang hingga akhirnya bisa merebut dua gim sisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum Ihsan ada dua wakil Indonesia yang tersisih: Rizki Amelia Pradipta/Tiara Rosalia Nuraidah dan Alfian Eko Prastya/Annisa Saufika. Ihsan mengaku hal itu tak mengganggu konsentrasinya.
"Saya tak berpikir mengenai hal di luar pertandingan. Yang penting bermain bagus, bagaimana keluar dari tekanan," ujar Ihsan.
Ia juga memberi apresiasi khusus untuk para suporter di Istora yang terus-terusan menyuntikkan semangat untuk dirinya ketika beraksi untuk meraih tiket babak empat besar.
"Terima kasih buat suporter yang sudah memberi tambahan energi. Teriakan 'Eaaa' selalu bikin pengen smes terus," imbuh pemain peringkat 29 BWF itu.
(cas/krs)











































