Melakoni laga semifinal di Istora Senayan, Sabtu (4/6/2016), Ihsan sulit mengimbangi permainan Chong Wei sehingga kalah dengan skor akhir 9-21, 18-21. Selanjutnya, Chong Wei akan menghadapi pemenang antara Tian Houwei dengan Jan O Jorgensen di final.
"Pertama-tama bersyukur bisa sampai hari ini. Soal pertandingan tadi di gim pertama saya merasa telat panas, saya masih ragu-ragu terus sama pukulannya. Tapi saya puas di gim kedua karena saya berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik saya," kata Ihsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga sebelumnya, Ihsan menyingkirkan Rajiv Ouseph lewat permainan tiga gim. Ada perbedaan besar antara Ouseph dengan Chong Wei.
"Saya merasa di bagian defence pengembaliannya sering nyangkut terus, dan memang dari tekanan bola beda. Saya merasa Chong Wei tekanan bolanya lebih berisi dibanding Rajiv. Rajiv pukulannya tajam tapi kurang ada powernya," lanjut Ihsan.
"Tapi walau begitu saya merasa puas dengan permainan saya. Ini merupakan pengalaman buat saya, dan saya banyak belajar dari sekelas Lee Chong Wei menagani permainannya, pukulannya, dan ketenangannya di lapangan," pungkas dia.
(mcy/rin)











































