Djokovic memang dikenal sebagai sosok yang jenaka, baik di dalam ataupun di luar lapangan. Dia tak sungkan untuk bertingkah konyol misalnya dengan menirukan gaya khas petenis lain. Sampai-sampai Nole--sapan karib Djokovic--mendapatkan julukan Joker atau Djoker.
Selain jenaka ternyata dia pemurah. Pernah satu kali membagi-bagikan cokelat kepada wartawan. Kini, dia membuat pengakuan sering kali memberi oleh-oleh kepada teman-teman dan keluarga di Serbia, meskipun dengan gratisan. Bagaimana caranya?
"Aku berencana untuk mengosongkan tas sampai setengah atau mengambil tas baru untuk handuk-handuk yang aku ambil dari Wimbledon," kata Djokovic seperti dikutip Sky Sport.
"Biasanya banyak sekali permintaan handuk Wimbledon setiap tahunnya. Aku mencoba untuk mendapatkan tambahan handuk dari sini. Caranya, di setiap pertandingan aku beralasan cuaca terlalu panas dan aku berkeringat berlebihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Handuk-handuk itu membuat orang-orang yang dekat di negaraku senang. Handuk ini jadi kenang-kenangan. Saya mempunyai banyak handuk dari grand slam di rumah, tapi aku juga membagi-bagikannya," tutur dia.
Bisa dihitungkan kan, berapa handuk yang biasa dibawa pulang Djokovic kalau tiap trunamen grand slam dia jadi juara.
Tak cuma itu, Djokovic juga menggoda petenis lain, Grigor Dimitrov, usai mengalahkan petenis Amerika Serikat Bjorn Fratangelo di babak pertama. Sebuah blunder dibuat Dimitrov saat bilang 'tak ada petenis yang ditakuti'.
Djokovic yang kebetulan lewat melongokkan kepalanya ke pintu dan bertanya, "Kamu yakin tak (takut) seorang pun?"
"Tidak, khususnya kamu. Ya, kamu," jawab Dimitrov kemudian tertawa.
(fem/mfi)










































