Nishikori akan berpartisipasi di gelaran Olimpiade Rio de Janeiro, yang bergulir 6-14 Agustus, sebagai unggulan unggulan enam.
Di Olimpiade empat tahun lalu lajunya, sebagai unggulan 15, terhenti di perempatfinal usai kalah dari unggulan delapan Juan Martin del Potro--yang pada akhirnya meraih medali perunggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di turnamen sebelum ini, ajang grand slam Wimbledon, Nishikori mengalami cedera tulang rusuk sehingga harus mundur di tengah-tengah pertandingan babak empat. Tetapi ia mengaku kondisinya sudah membaik.
"Kondisi saya terus membaik setiap harinya. Saya berencana untuk main di Rogers Cup di Toronto untuk mempersiapkan diri menuju Olimpiade," lanjutnya merujuk pada turnamen yang akan dimulai pada 25 Juli itu.
Dengan usia yang masih 26 tahun, Nishikori juga sudah berencana untuk tampil di Olimpiade 2020. Apalagi saat itu pesta olahraga multicabang tersebut akan dihelat di negaranya, Jepang, tepatnya di kota Tokyo.
"Masih empat tahun lalu lagi sehingga sulit untuk diprediksi, tapi saya benar-benar menantikannya," sebutnya.
Sejak Nicholas Massu dari Chile mengalahkan Mardy Fish (AS) di partai final tunggal putra Olimpiade 2004, medali emas nomor tersebut selalu direbut petenis asal benua Eropa; Rafael Nadal dari Spanyol di Beijing 2008 dan Andy Murray (Britania Raya) di London 2012.
(krs/fem)










































