"Saya cuma berusaha siap untuk sebisa mungkin tampil sebaik-baiknya," ucap Djokovic seperti dilansir ESPN.
"Akibat kekalahan di Wimbledon, saya punya waktu sedikit lebih lama untuk dihabiskan bersama keluarga, mulai latihan lagi, dan berlatih di hard court yang tentu saja lapangan yang paling saya senangi. Jadi saya amat menantikannya," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan tersebut juga merupakan kali pertama Djokovic tidak berhasil sampai ke pekan kedua sebuah ajang grand slam sejak menempati posisi pertama dunia pada 1 Juli 2014.
"Tentu saja saya tak senang kalah di pekan pertama grand slam. Tapi di sisi lain saya sudah beranjak melupakan keesokan harinya. Saya punya banyak aktivitas dalam kehidupan pribadi, di luar lapangan tenis, sehingga saya langsung tenggelam dalam aktivitas lain. Yang pertama sebagai ayah dan suami, dan hal-hal lain, sehingga saya tak terlalu banyak memikirkannya," sebutnya.
Dengan Olimpiade Rio dan AS Terbuka sudah menanti Djokovic kini sudah pasti ingin membuat momentum positif di Rogers Cup, yang sebelum ini sudah pernah tiga kali ia menangi di nomor tunggal.
"Persis seperti itulah pemikiran saya sekarang--bersenang-senang saja, main dengan baik, di tunggal dan ganda, tampil sebanyak mungkin di atas lapangan," kata Djokovic.
Petenis top putra lain seperti Andy Murray, Roger Federer, dan Rafael Nadal sudah mengumumkan bakal absen di Toronto, membuat Djokovic berkesempatan jumpa Stan Wawrinka di final jika perjalanan keduanya sama-sama mulus.
Rogers Cup tahun ini bergulir pada 25β31 Juli dengan Djokovic mendapatkan bye di laga awal. Sementara cabang olahraga tenis Olimpiade akan dimulai pada 6 Agustus mendatang dan berakhir pada 14 Agustus. Sedangkan AS Terbuka dimulai 29 Agustus mendatang.
(krs/roz)











































