Owi/Liliyana & Praven/Debby di Babak Grup, Richard: Drawing Menguntungkan

Owi/Liliyana & Praven/Debby di Babak Grup, Richard: Drawing Menguntungkan

Femi Diah - Sport
Rabu, 27 Jul 2016 18:38 WIB
Owi/Liliyana & Praven/Debby di Babak Grup, Richard: Drawing Menguntungkan
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Richard Mainaky, pelatih pelatnas PBSI, menilai drawing nomor ganda campuran di Olimpiade 2016 cukup menguntungkan. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto berada pada grup yang berbeda.

Berdasarkan undian yang dilakukan Selasa (26/7/2016), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto tak harus duel sejak babak grup. Tontowi/Liliyana mendiami grup C, sedangkan Jordan/Debby ada pada grup A.

Pada Grup C, Tontowi/Liliyana akan bersaing dengan Bodin Issara/Savitree Amitrapai dari Thailand, kemudian versus Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia dan ganda nonunggulan Robin Middleton/Leanne Choo (Australia).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas kertas, dengan lawan-lawan itu Tontowi/Liliyana berpeluang besar untuk menjadi juara grup. Menghadapi Issara/Amitrapai dan Middleton/Choo, ganda campuran terbaik Indonesia itu memang harus waspada. Kendati mempunyai peringkat lebih sip, kedua pasangan itu belum pernah bertemu satu sama lain.

Dari pertemuan sebelumnya dengan Chan/Goh, Tontowi/Liliyana unggul 7-1 . Sebagai gambaran, Tontowi/Liliyana menang mudah 23-21, 13-21 dan 21-16 atas Chan/Goh pada Malaysia Open Super Series Premier 2016.

"Di grup C, Owi/Butet punya drawing yang cukup menguntungkan. Dengan tiga lawannya, Owi/Butet di atas kertas masih unggul dengan melihat peringkat dan nama mereka," kata Richard kepada Badminton Indonesia.

"Tapi Owi/Butet tetap perlu waspada dengan Malaysia dan Thailand, jangan jumawa meski cukup bagus drawingnya. Tapi dari ganda campuran secara keseluruhan dalam kondisi yang sangat siap," ucap dia.

Sementara itu, Jordan/Debby mendiami Grup A bersama Zhang Nan/Zhao Yunlei, Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah dari Hong Kong, dan Michael Fuchs/Birgit Michels dari Jerman.

Berhadapan dengan Zhang Nan/Yunlei, Jordan/Debby masih kalah 1-7 di rekor pertemuannya. Meski begitu Jordan/Debby punya catatan bagus pada pertemuan terakhir mereka. Di All England 2016 lalu Jordan/Debby mengalahkan Zhang/Zhao dengan 21-19 dan 21-16.

Baca Juga: Ini Hasil Undian Cabang Bulutangkis Olimpiade 2016

Menghadapi Lee/Chau, Jordan/Debby mengantongi tiga kemenangan dari tujuh pertemuan mereka. Hong Kong Open Super Series 2015 lalu menjadi pertamuan terakhir mereka. Saat itu Jordan/Debby sukses menang dua game langsung dengan 21-18 dan 21-18.

Nah menghadapi Fuchs/Michels, Jordan/Debby mempunyai catatan meyakinkan. Mereka unggul 2-0 dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya.

"Jordan/Debby harus lebih kerja keras dari awal. Mereka minimal harus menjadi runner up grup. Walaupun lawan Zhang/Zhao berat, tapi Jordan/Debby menang di pertemuan terakhir mereka," lanjut Richard.

Fase penyisihan grup akan meloloskan juara dan runner up grup ke babak perempatfinal. Setelah itu, akan diadakan pengundian ulang untuk menentukan lawan berikutnya.

Olimpiade Rio 2016 akan berlangsung pada 11-20 Agustus mendatang. Tim Olimpiade Indonesia akan bertolak ke Sao Paulo, hari ini (27/7). Mereka akan menjalani latihan dan penyesuaian lapangan sebelum terbang ke Rio de Janeiro, Brasil.

(fem/krs)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads