DetikSport
Kamis 25 Agustus 2016, 13:48 WIB

Cerita Butet Saat Dikerjai Menpora Imam Nahrawi

Mercy Raya - detikSport
Cerita Butet Saat Dikerjai Menpora Imam Nahrawi Foto: REUTERS/Marcelo del Pozo
Jakarta - Liliyana Natsir sempat dikerjai Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi usai memastikan meraih medali emas Olimpiade 2016. Bagaimana ceritanya?

Setelah tiga olimpiade dilakoni, emas berhasil digenggam Liliyana Natsir. Janji bonus dari pemerintah senilai Rp 5 miliar alias lima kali lipat ketimbang dua olimpiade sebelumnya makin membuatnya bersuka cita. Apalagi, gelar juara itu didapatkan setelah mereka kurang dipercaya oleh publik untuk bisa bersaing di level atas dunia.

Namun, kegembiraan itu sedikit 'dirusak' oleh Menpora Imam Nahrawi yang sempat memberi pernyataan soal bonus peraih emas. Menpora Imam sempat bilang bonus sebesar Rp 5 miliar dibagi dua untuk Tontowi/Liliyana.

"Setelah tanding di final saya merasa sangat bebas. Tapi saat saya berjalan-jalan usai juara itu, saya dapat kabar dari Owi (Tontowi) kalau bonus dibagi dua. Pas saya baca link-nya, lho kok benar. Saya pun mengontak Mbak Yuni (Kartika) agar dia bisa mengonfirmasi kabar itu. Maksud saya jangan berubah-ubah dong kalau beri janji, kalau dari awal dijanjikannya setengah-setengah tidak masalah buat saya, tapi sebelumnya kan janjinya lain," kata Liliyana dalam obrolan dengan detikSport.

"Dengan janji awal itu kan membuat saya berharap besar. Enggak munafik kan ya kalau kami juga memikirkan masa depan. Tapi ternyata setelah dikonfirmasi ke Bapak Imam ternyata beliau hanya ingin membuat kita deg deg ser.

"Kata Bapak Menpora, biarin biar tegang ha...ha...ha. Nah saat ketemu dalam penyambutan di bandara Soekarno-Hatta, saya bilang, 'Bapak tega banget sih, sudah tenang eh, dibuat tegang lagi.' Dia (Menpora) ketawa, kemudian bilang, 'tenang saja'," ucap Butet menceritakan kisah tersebut dengan menggebu-gebu.

Liliyana sendiri sejatinya tak menyangka bakal mendapatkan bonus sedemikian besar. Dia juga tak menduga mendapatkan jaminan ada uang pensiun untuk para peraih medali olimpiade.

"Salut juga. Mungkin yang kemarin-kemarin delapan tahun lalu gak dapat, sekarang dapat. Mantap banget nih. Dulu kan meraih emas cuma Rp 1 miliar tapi sekarang lima kali lipatnya. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi juga oleh atlet junior supaya bisa berprestasi di Olimpiade 2020," harapnya.

Selain bonus dari pemerintah, Liliyana dan Tontowi juga mendapatkan bonus dari maskapai Air Asia yaitu penerbangan gratis seumur hidup.

"Saya juga sempat baca itu dan cek di akun instagram. Soalnya penasaran juga. Penerbangan gratis seumur hidup bebas kemana saja. Saya sih belum dapat pernyataan langsung, tapi saya sudah bilang ke Bapak Gita Wirjawan (Ketum PB PBSI), untuk dikonfirmasi langsung katanya mau kontak bos Air Asia. Ya mudah-mudah itu benar. Luar biasa, Puji Tuhan banyak bersyukur karena banyak yang tergerak untuk memberikan sesuatu buat para atlet olimpiade saat ini," pungkasnya.


(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed