Richard Mainaky Sudah Punya Pandangan soal Calon Penerus Owi/Butet

Richard Mainaky Sudah Punya Pandangan soal Calon Penerus Owi/Butet

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Selasa, 30 Agu 2016 14:38 WIB
Richard Mainaky Sudah Punya Pandangan soal Calon Penerus Owi/Butet
Foto: detikSport/Grandyos Zafna
Jakarta - Keberhasilan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merebut medali emas Olimpiade Rio 2016 memberi efek positif untuk para junior mereka di Pelatnas Cipayung. Semuanya terpacu untuk bisa mengikuti jejak Owi/Butet.

Selain Owi/Butet dan Praveen Jordan/Debby Susanto, tim nasional ganda campuran juga dihuni oleh pasangan Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika, Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja, Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia, Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili, dan Rafiddias Akhdan Nugroho/Masita Mahmudin. Selain itu, di tim nasional ganda campuran juga ada lapisan pemain muda yang terdiri dari Yanthoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami, Rinov Rivaldy/Vania Arianti Sukoco, serta Andika Ramadiansyah/Angelica Wiratama.

"Mengenai siapa yang diperkirakan menjadi penerus Owi/Butet, saya sudah punya pandangan. Namun, saya memberikan kesempatan untuk enam pasangan ini berkompetisi untuk menjadi pasangan ganda campuran selanjutnya yang bakal diproyeksikan," kata Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI, Richard Mainaky, kepada Badmintonindonesia.org.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika melihat perkembangan para pelapis Tontowi/Liliyana, pasangan Ronald/Melati punya peluang besar. Pasangan juara Taiwan Terbuka Grand Prix 2015 ini menjadi sparring Tontowi/Liliyana selama menjalani karantina di Kudus (Jawa Tengah) dan Sao Paulo (Brasil).

Nama Alfian/Annisa pun sering disebut untuk menjadi penerus Tontowi/Liliyana. Pasangan ini membuat kejutan dengan menjadi salah satu dari delapan ganda campuran papan atas di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016. Meskipun baru dipasangkan, Riky/Gloria juga layak diperhitungkan.

Terkait kemungkinan Owi dan Butet dipisah demi mengangkat para pemain muda serta potensi perubahan kombinasi pasangan di sektor ganda campuran, Richard juga punya penjelasan.

"Owi/Butet masih terikat kontrak hingga akhir tahun ini. Selanjutnya? Sebagai penyegaran, kami akan manfaatkan keahlian Owi/Butet untuk membimbing pemain-pemain muda. Komposisi pasangannya belum bisa saya sebutkan, saya masih melihat dulu kompetisi keenam pasangan ini, yang mana yang layak untuk terpilih," kata Richard.

(mfi/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads