Tontowi/Liliyana dan Wang/Huang sebelumnya belum pernah saling berhadapan. Wang/Huang, keduanya berumur 21 tahun, bahkan belum memiliki peringkat bersama karena baru dipasangkan. Sementara Tontowi/Liliyana merupakan unggulan dua dan pasangan peringkat empat dunia.
"Kurang lebih hampir sama dengan lawan sebelumnya. Kami tidak ingin lengah. Yang pasti kami harus fokus, konsentrasi, dan jaga kondisi badan. Karena cuaca dingin banget dan kami harus beradaptasi," ujar Tontowi kepada badmintonindonesia.org.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi kami saat ini cukup oke. Kami juga sudah mulai menyesuaikan diri dengan pertandingan. Pemain China kemarin juga cukup bagus. Artinya kalau kami lengah sedikit mungkin bisa bahaya. Saya dan Owi memang tidak menganggap enteng. Tinggal gimana caranya yang penting kami menekan dulu. Jangan sampai kebawa mereka," kata Liliyana.
Praveen Jordan/Debby Susanto juga masih bertahan. Praveen/Debby akan menghadapi wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, di babak kedua.
Kedua pasangan telah dua kali bertemu dan rekor pertemuan mereka imbang 1-1. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Thailand Masters 2016. Saat itu, Praveen/Debby kalah dengan skor 13-21 dan 15-21.
"Buat besok kami harus lebih siap lagi. Kemarin kami agak kagok dan beberapa kali ada pola yang miss karena lama nggak main. Tapi, sekarang sudah oke lagi, sudah mulai adaptasi lagi," kata Praveen. (mfi/raw)











































