Federer absen dari turnamen-turnamen tenis sejak dibekap cedera punggung pada semifinal Wimbledon, bulan Juli tahun ini. Padahal saat tampil di sana, dia juga tengah dalam masa pemulihan dari cedera lutut kiri. Cedera lutut itu cukup serius karena mengharuskan dia naik meja operasi pada bulan Februari.
Usai dibekap cedera lutut itu, Federer sempat absen dari Prancis Terbuka. Kemudian setelah cedera punggung, dia juga tak bisa ambil bagian dalam Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dan Amerika Serikat Terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petenis 35 tahun itu bertekad untuk bisa segera kembali ke turnamen. Piala Hopman dan Australia Terbuka tahun depan menjadi bidikan awal.
"Pemulihan saya berada pada jalur yang benar. Harapannya kondisi fisik saya bisa mendekati 100 persen lagi. Saya sudah berlatih treadmill dan sprint," kata Federer seperti dikutip Tennis Magazine.
"Sekarang saya sudah menambah intensitas latihan dan saya akan mulai berlatih tenis kembali.
"Fase terberat sepanjang tahun ini adalah saat tampil di Roma dan berlanjut Wimbledon karena saya merasa ada yang salah dengan lutut saya. Saya merasa pemulihan cedera lutut itu tak mengalami kemajuan, saya tak menyiapkan diri sungguh-sungguh saat tampil di Wimbledon," tutur dia.
(fem/nds)











































