China Terbuka Super Series Premier akan berlangsung pada 15-20 November mendatang. Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar 700 ribu dollar AS.
Ini menjadi turnamen kedua yang diikuti Tontowi/Liliyana usai Olimpiade 2016. Sebelumnya, mereka turun di Denmark Terbuka Super Series Premier tapi hanya sampai babak kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus waspada dari awal. Siapapun lawannya nggak bisa lengah lagi. Walaupun bisa dibilang persiapan kami sebenarnya belum terlalu maksimal. Latihan fokus mungkin hanya dua mingguan aja. Tapi kami tetap berusaha dan optimis. Sejak menang Olimpiade Rio 2016 kemarin, kami lebih percaya diri," ujar Liliyana kepada badmintonindonesia.org.
Indonesia menurunkan tiga ganda campuran di China Terbuka Super Series Premier. Selain Tontowi/Liliyana, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti juga akan turun berlaga.
Sama seperti Tontowi/Liliyana, Praveen/Debby juga mendapat bye di babak pertama. Di babak kedua, Praveen/Debby akan menghadapi pemenang dari duel antara Kim Astrup/Line Kjaersfeldt dan Liu Yuchen/Chen Lu. Sementara Ronald/Melati harus merangkak dari babak pertama dengan menghadapi Yang Lee/Hsu Ya Ching.
(nds/mrp)











































