Hendra Keluar Pelatnas, Istri: Itu Keputusan Serius

Hendra Keluar Pelatnas, Istri: Itu Keputusan Serius

Femi Diah - Sport
Jumat, 18 Nov 2016 18:25 WIB
Hendra Keluar Pelatnas, Istri: Itu Keputusan Serius
Foto: dok. Humas PBSI
Jakarta - Hendra Setiawan mengumumkan keputusan mengejutkan dengan keluar dari pelatnas Cipayung mulai 1 Desember tahun ini. Istrinya, Sandiani Arief, menyebut pernyataan itu cukup serius.

Hendra pernah mengungkapkan keinginan meraih medali emas Asian Games lagi. Kesempatan paling realistis ada pada Asian Games 2018, ketika Indonesia menjadi tuan rumah.

Namun, sebuah keputusan mengejutkannya. Hendra akan meninggalkan pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Juara Olimpiade 2008 Beijing tersebut memilih berkarier profesional dan kembali ke klubnya di PB Jaya Raya Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang, tidak ada peraturan PBSI yang menyebut seorang pemain di luar pelatnas dilarang tampil pada multievent, termasuk Asian Games. Dalam peraturan PBSI menyebut semua pemain nasional harus siap jika dibutuhkan tampil mewakili Indonesia.

Sang istri yang Sandiani Arief, yang akrab disapa Sansan, menyebut rencana itu sudah matang. Hendra mulai membuka diskusi keputusan mundur dari pelatnas sejak pulang dari Korea Terbuka yang selesai pada 2 Oktober.

This is the REAL Holiday.... #yihaaaa #mamaleyeh2 #mamakipas2 #iloveudaddy hahahaha

A photo posted by Sansan (@sansan_san) on Jul 6, 2016 at 8:21am PDT



"Keputusan itu sudah matang, sudah pasti. Hendra jarang mengutarakan keinginannya, dia kan memang pendiam banget. Makanya, sekali dia mengutaran sesuatu itu artinya dia sudah sangat serius," kata Sansan dalam obrolan dengan detikSport, Jumat (18/11/2016).

"Sepulang dari Korea Terbuka, dia memberikan penjelasan kepada saya dan keluarga. Bagi Hendra berat, tapi ini pasti yang terbaik. Terbaik buat dia, juga para atlet muda demi regenerasi," tutur dia.

Sansan tak memungkiri jika keputusan itu terpengaruh hasil kurang sip Hendra dan Mohammad Ahsan pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Hendra dan Ahsan memang tersingkir dini pada Olimpaide Rio. Mereka harus puas bertanding di babak grup.

"Bisa jadi ada efek dari hasil di Rio. Sebab, seperti atlet lainnya, intinya atlet kan tujuannya Olimpiade. Hendra mungkin memang down dengan hasil di Olimpaide itu," ucap Sansan.

"Saat tersingkir (di babak grup Olimpiade) dia memang tak menunjukkan ekspresinya, seperti pada turnamen-turnamen lain. Tapi saat saya tanya, "Kamu sedih sama hasilnya?" Dia jawab, "Kamu saja sedih apalagi aku," ujar dia.




(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads