Bertanding di O2 Arena, Minggu (20/11/2016) dinihari WIB, Djokovic menumpas perlawan petenis Jepang itu dalam waktu 1 jam enam menit. Dia tidak membiarkan Nishikori mendapatkan ritme permainannya dengan melakukan eksekusi dari baseline.
Sepanjang pertandingan, petenis Serbia itu mencetak 14 winner serta diuntungkan dengan 24 unforced error yang dibuat lawannya. Sementara itu Nishikori mengaku kelelahan setelah bermain selama nyaris 3,5 jam saat menghadapi Andy Murray di laga sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah salah satu tahun terbaikku. Aku bermain di banyak pertandingan, mengalahkan banyak petenis top. Aku mendapat banyak kepercayaan diri di tahun ini. Memang ini bukan akhir yang kuinginkan, tapi kurasa masih tetap tahun yang bagus."
Foto: Julian Finney/Getty Images |
"Ada dua dari kami di atas lapangan. Jadi mari mencoba untuk menikmati pertandingannya," kata Djokovic kepada BBC Sport.
"Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah tenis. Aku merasa bahagia sekali bisa menjadi bagian dari sejarah. Ini adalah salah satu pertandingan terbesar yang pernah kami mainkan satu sama lain."
(rin/mfi)












































Foto: Julian Finney/Getty Images