Murray menempati peringkat teratas ATP awal bulan ini. Di akhir pekan ia berhasil mempertahankan predikat tersebut berkat kemenangan dua set langsung atas Novak Djokovic di partai puncak ATP World Tour Finals.
Hasil tersebut sekaligus membuat Murray dipastikan menyudahi tahun 2016 dengan predikat petenis putra terbaik dunia, sebuah pencapaian pertama di dalam karier tenisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja saya ingin berusaha untuk terus bertahan di posisi ini. Membutuhkan usaha besar untuk sampai ke posisi ini dalam lima enam bulan terakhir. Tentu saja saya ingin bertahan," kata Murray seperti dilansir ATPWorldTour.com.
"Saya sadar itu akan sangat sulit karena tahun ini saya punya tahun yang bagus. Saya cuma bisa melakukannya dengan menjalani pertandingan satu demi satu. Untuk mengulanginya tahun ini bakal amat sulit," sebutnya.
Petenis 29 tahun asal Skotlandia tersebut juga menyadari bahwa para petenis generasi di bawahnya akan terus berusaha mendobrak masuk ke papan atas dan dirinya sebagai petenis teratas bakal jadi bidikan utama mereka.
"Saya ingin berusaha meraih pencapaian semaksimal mungkin dalam beberapa tahun ke depan karena saya takkan ada di dunia ini selamanya. Saya takkan bisa bermain pada level seperti ini dan memainkan banyak pertandingan di pertengahan usia 30. Para petenis muda akan terus memoles diri dan jadi lebih baik lagi," tutur Murray.
(krs/krs)











































