"Ini menjadi ke-9 kalinya kami gelar kejuaraan sejak tahun 2008," kata Ketua Bidang Olahraga Bulutangkis BAPOR (Badan Pembina Olahraga) Pertamina Andria Nusa, dalam jumpa persnya di kawasan Gambir, Jakarta, Kamis (24/11/2016).
"Kejuaraan ini sekaligus sebagai rangkaian peringatan hari ulang tahun Pertamina yang ke-59 di samping menjadi upaya pemerintah juga dalam mendukung akselerasi program pembinaan PP PBSI," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andria, hal itu dilakukan karena saat ini Gelora Bung Karno tengah menjalani renovasi dalam rangka persiapan Asian Games 2018. "Selain itu kami lihat di Sunter itu tempatnya juga memadai, jadi kami pilih pindah ke sana."
Kejuaraan ini akan mempertandingkan nomor tunggal dan ganda putra-putri, mulai dari kelompok usia remaja (u-17), taruna (U-19), dewasa, hingga veteran, serta kejuaraan khusus karyawan Pertamina di semua kelompok usia. Total peserta hingga saat mencapai 630 orang, yang akan memperebutkan total hadiah Rp 350 juta.
"Kami tentu berharap pemain pelatnas bisa turun di kejuaraan ini juga. Tapi saat ini kan juga banyak event-event internasional yang masih berlangsung seperti Hong Kong Terbuka. Ya, kami harap yang tidak ikut di event internasional, bisa mengikuti di Pertamina," ungkap Andria.
Untuk menggelar kejuaraan ini, Pertamina telah menggandeng Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) sebagai penyelenggara. Demisioner Kepala Sub Bidang Pelatnas PP PBSI Ricky Soebagdja menyambut positif ajang ini.
"Menyelenggarakan kejuaraan seperti ini tentu tidak mudah, apalagi dengan jumlah peserta yang cukup banyak. Tapi bagi PBSI tentu kami berharap dari kejuaraan ini bisa memunculkan bibit-bibit baru untuk masa akan datang," ujar Ricky Soebagdja.
(mcy/krs)











































