Hendra memulai langkah baru di luar pelatnas sejak 1 Desember tahun ini. Keputusan itu diambil Hendra sepulang dari kejuaraan Korea Terbuka awal Oktober 2016.
Saat itu, Hendra belum bisa memastikan rencana ke depan. Dia bilang pokoknya tetap bakal main. Keluarga juga berharap pemain 32 tahun itu bisa tetap turun dalam turnamen internasional sampai satu atau dua tahun ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendra mengumumkan langkah baru itu lewat instagram, Rabu (7/12/2016) Dia memasang foto berdua dan memberikan keterangan soal masa depan mereka.
Saat dikonfirmasi, Hendra membenarkan. Pengumuman itu bukan candaan belaka.
"Saya mengambil keputusan untuk berpasangan dengan Tan Boon Heong itu kemarin. Ya, kemarin. Saya sudah mempertimbangkan semuanya dan paling baik ya berpasangan sama dia. Ini bukan kemauan sponsor," kata Hendra dalam obrolan dengan detikSport.
"Awalnya dia yang ajak. Bukan sekali ini sih. Dia sempat ngajak buat pasangan tahun 2012, tapi waktu itu saya bilang saya masih ingin Olimpiade lagi.
"Kemudian setelah Olimpiade Rio de Janeiro dia ajak lagi tapi saya belum memutuskan. Baru setelah Korea Open saya ada pikiran untuk main pro. Bukan cuma dia yang ajak, ada beberapa pemain lainnya," tutur bapak dua anak itu.
Soal kecocokan, Hendra tak melihat ada masalah. Menurutnya mereka hanya perlu berlatih bersama, bisa di Jakarta atau Hendra yang bertandang ke Kuala Lumpur.
Bagaimana soal sentimen suporter Indonesia dan Malaysia?
"Rasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kami membawa nama negara masing-masing dalam tiap pertandingan nanti," ucap dia.
(fem/krs)











































