BWF World Super Series Finals 2016 digelar 14-16 Desember di Dubai. Indonesia meloloskan empat wakil pada ajang berhadiah total USD 1 juta yang dihelat di Hamdan Sports Complex itu.
Salah satunya pasangan Kevin/Gideon. Ajang ini bakal jadi pengalaman mereka. Meski begitu mereka tak keberatan dengan harapan yang diberikan PP PBSI agar mereka menjadi jawara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ujian kurang mengenakkan langsung dihadapi Kevin/Gideon pada laga perdana. Mereka akan menghadapi sesama pasangan Indonesia, Angga/Ricky.
Statistik menunjukkan Kevin/Gideon selalu memang dalam dua pertemuan dengan Angga/Ricky. Duel terakhir dijalani pada Australia Terbuka 2016, Kevin/Marcus menang 21-14 dan 21-15.
"Pastinya senang bisa ikut Super Series Finals pertama kalinya. Selain itu, ajang ini menjadi turnamen terakhir saya pada 2016. Setiap pemain punya kesempatan yang sama. Kalau ditanya maunya bagaimana, pasti semua pemain inginnya juara," kata Kevin seperti dikutip Badminton Indonesia.
Namun, Kevin mengakui mereka tak mempunyai persiapan khusus menjelang turnamen tersebut. Mereka bahkan tak punya waktu istirahat usai menjalani Kejuaraan Nasional di Solo.
"Persiapan kami bisa dibilang seadanya aja setelah baru pulang dari Kejurnas. Tapi, kami pasti ingin memberikan yang terbaik. Semua lawan dari nomor satu sampai delapan sudah tidak ada yang bisa dipilih. Jadi siap terus aja. Yang penting tetap fokus, siapapun lawannya," lanjut Kevin.
Tahun lalu, ganda putra menjadi peraih gelar di ajang ini untuk Indonesia. Titel juara didapatkan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
(fem/mfi)











































