Bukan Novak Djokovic, Roger Federer, atau Andy Murray. Dia adalah Rafael Nadal. Menurut Nishikori, bertanding melawan Nadal selalu menuntutnya untuk tampil sebaik mungkin agar punya peluang menang.
Saking gugupnya, Nishikori mengaku sampai gemetar di atas lapangan. Petenis asal Jepang itu juga menambahkan gaya main Nadal membuatnya harus pintar-pintar mengubah pola permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu jika saya melawannya tanpa mengambil risiko, saya akan kalah 100%. Ada tekanan bahwa saya harus menuntaskannya dan menang ketika saya unggul dalam pertandingan."
Foto: Getty Images/Julian Finney |
"Saya pikir itulah mengapa tubuh saya mulai gemetar. Dia adalah petarung dan tidak pernah menyerah. Dia memukul bola dengan topspin 'super', jadi saya harus masuk ke baseline untuk memukulnya dengan baik," lanjut petenis peringkat lima dunia itu.
"Gaya mainnya unik. Saya biasanya bisa mengembalikan dengan baik jika posisi sudut raket saya tepat, tapi dengan Nadal, saya harus memukulnya kalau tidak bolanya akan mengarah ke suatu tempat," kata Nishikori menambahkan.
Sejauh ini, Nishikori baru dua kali mengalahkan Nadal dari 11 kali duel. Tapi dalam pertemuan terakhir, yang terjadi dalam perebutan medali perunggu Olimpiade 2016, Nishikori berhasil menang atas Nadal.
(nds/krs)












































Foto: Getty Images/Julian Finney