Pertanyaan tersebut didapat si petenis Swiss dalam sesi tanya jawab untuk Piala Hopman, yang berlangsung 1-7 Januari 2017 di Perth, Australia.
"Ya, saya harus memilih Rafa (Nadal). Menurut saya caranya bermain melawan saya selalu membuat saya sangat kesulitan," ucap Federer seperti dilansir Eurosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu mengapa saya harap ia bisa segera kembali lagi dengan tangguh karena saya pikir permainan Rafa cukup luar biasa. Daya juang dan profesionalisme yang ia bawa untuk permainan ini... saya suka sekali melihatnya main dan belakangan ada masa-masa sulit buatnya.
"Setiap pertandingan yang saya menangi ketika menghadapi dirinya senantiasa terasa jadi ganda buat saya," tutur Federer.
Nadal harus bergulat dengan cedera pada 2014, yang berlanjut pada tahun 2015, membuat performa dan peringkat dunianya menurun. Pada tahun 2016 pencapaian terbaik petenis Spanyol itu di grand slam bahkan hanya mencapai babak keempat. Koleksi titel grand slam Nadal sendiri mencapai angka 14, cuma kalah banyak dari Federer di tenis putra.
(krs/cas)











































