Superliga Badminton akan digelar mulai 19-26 Februari di DBL Arena, Surabaya. Turnamen itu mengadopsi peraturan Piala Thomas Uber, beregu putra putri.
Hanya saja, dalam ajang ini masing-masing klub kontestan diperbolehkan menggunakan pemain asing. Disebutkan beberapa pemain asing yang akan bergabung di antaranya Ma Jin (China), Akane Yamaguchi (Jepang), Tanongsak Saensoombonsuk (Thailand), dan Lee Yong Dae (Korea Selatan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini badminton sudah mendunia tidak hanya negara ASEAN saja, kalau dulu kan bolak balik Malaysia, Indonesia, India, kemudian ada kesusupan Denmark. Tapi sekarnag juga ada dari Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, bahkan negara-negara Eropa juga sudah muncul pemain baru," kata Wiranto di Hotel Kempinski, Grand Indonesia, Rabu (11/1/2017).
"Oleh karena itu, pemain Indonesia, katakanlah bibit- bibit unggul pemain Indonesia, harus betul-betul diberi pengalaman untuk bisa bertemu pemain dunia. Caranya bagaimana? Ya Superliga ini karena setiap klub dibebaskan mengambil pemain kelas dunia. Secara tidak langsung mereka (klub) sudah berandil untuk mempertemukan pemain indonesia dengan pemain dunia.
"Kami punya mimpi bukan sekadar yang dilaksanakan saja tetapi bisa diwujudkan kembali untuk kejayaan bulutangkis Indonesia. Apa itu mungkin? sangat mungkin karena bulutangkis jadi permainan rakyat, di samping sepakbola. Kalau kita jeli akan banyak bibit bibit baru dari daerah yang bisa kita poles untuk menjadi pemain kelas dunia," ucap dia.
(mcy/fem)











































