Gara-Gara Nyalakan Flare, Suporter Ini Dilarang Masuk Melbourne Park

Australia Terbuka

Gara-Gara Nyalakan Flare, Suporter Ini Dilarang Masuk Melbourne Park

Femi Diah - Sport
Senin, 16 Jan 2017 15:01 WIB
Gara-Gara Nyalakan Flare, Suporter Ini Dilarang Masuk Melbourne Park
Foto: Vince Caligiuri/Getty Images
Melbourne - Serombongan suporter dilarang memasuki Melbourne Park dalam jangka waktu 24 jam atau lebih. Itu setelah mereka menyalakan flare.

Satu rombongan suporter yang terdiri dari 15 orang hendak menyaksikan langsung laga-laga tenis di Australia Terbuka di Melbourne Park, Senin (16/1/2017). Dua di antara rombongan itu menyalakan flare di Birrarung Marr, taman yang bersebelahan dengan Melbourne Park.

Tindakan yang mereka lakukan itu ternyata berbuntut. Kepolisian setempat tak membiarkan mereka masuk area Melbourne Park hingga 24 jam ke depan. Namun, panitia menyebut larangan bisa lebih lama lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepolisian mengetahui grup yang berisi 15 orang dengan usia rata-rata 20 tahun itu menyalakan flare di Birrarung Marr saat mereka akan menyaksikan tenis sekitar pukul 10.30," sebut juru bicara kepolisian Victoria dan dikutip media lokal.

"Mereka dilarang untuk memasuki venue dan tiketnya di-refund," imbuh dia.

Sejak awal, panitia penyelenggara memang telah mengumumkan larangan ini itu buat penonton. Semua larangan mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan.

Di antaranya penonton dilarang membawa alkohol, binatang peliharaan, apapun yang berpotensi menjadi senjata, bola pantai, sepeda, scooter, monopod, kamera tele, perekam video dan handy cam, perekam suara, peralatan yang dapat menganggu transmisi data dan statistik pertandingan, kaleng makanan dan minuman, kursi, hamper, kembang api, frisbees, balon helium, kaca termasuk bool, kontainer berukuran 1,5 liter, bendera, banner, dan laser.

(fem/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads