Satu rombongan suporter yang terdiri dari 15 orang hendak menyaksikan langsung laga-laga tenis di Australia Terbuka di Melbourne Park, Senin (16/1/2017). Dua di antara rombongan itu menyalakan flare di Birrarung Marr, taman yang bersebelahan dengan Melbourne Park.
Tindakan yang mereka lakukan itu ternyata berbuntut. Kepolisian setempat tak membiarkan mereka masuk area Melbourne Park hingga 24 jam ke depan. Namun, panitia menyebut larangan bisa lebih lama lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka dilarang untuk memasuki venue dan tiketnya di-refund," imbuh dia.
Sejak awal, panitia penyelenggara memang telah mengumumkan larangan ini itu buat penonton. Semua larangan mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan.
Di antaranya penonton dilarang membawa alkohol, binatang peliharaan, apapun yang berpotensi menjadi senjata, bola pantai, sepeda, scooter, monopod, kamera tele, perekam video dan handy cam, perekam suara, peralatan yang dapat menganggu transmisi data dan statistik pertandingan, kaleng makanan dan minuman, kursi, hamper, kembang api, frisbees, balon helium, kaca termasuk bool, kontainer berukuran 1,5 liter, bendera, banner, dan laser.
(fem/cas)











































