Murray sudah lima kali sampai ke final Australia Terbuka dan kalah di semua laga, empat di antaranya dari Novak Djokovic.
Dengan Djokovic sudah tersingkir di babak kedua, Murray pun digadang-gadang memiliki peluang terbaik untuk akhirnya meraih gelar juara di Melbourne Park.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi masih ada Roger (Federer) dan tiga pemain lain yang praktis punya kemampuan 10 besar dunia di paruh bagan pertandingan saya. Tak ada jaminan saya bisa lanjut terus jika pun seandainya saya lolos dari partai hari ini.
"Kalah jelas mengecewakan, (tapi) saya tidak merasa tahun ini memberikan kesempatan yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya," sebutnya.
Petenis 29 tahun itu sebenarnya tiba di Australia Terbuka dalam kondisi oke, setelah akhir tahun lalu memastikan peringkat satu dunia dan memenangi 28 dari pertandingan sebelumnya.
"Jelas saya kecewa. Ini memang cuma tenis. Maksudnya, saya punya kesuksesan besar selama sekian bulan. Maka tentu di ajang terbesar Anda ingin berusaha sebaik mungkin. Tapi nyatanya tidak begitu. Hal macam ini bisa terjadi," ucapnya.
Foto: REUTERS/Edgar Su |
Murray tersingkir di tangan Mischa Zverev, petenis Jerman yang menempati peringkat 50 dunia, setelah bertarung selama empat set.
"Di masa lalu saya sudah mendapatkan sejumlah kekalahan yang berat diterima. Saya selalu bangkit dari hal itu. Kekalahan kali ini pun berat, tapi saya yakin akan bangkit," ujar Murray.
"Namun, saat ini tentu saja saya amat kecewa karena ingin melangkah jauh. Pujian buatnya (Zverev). Ia tampil dengan pukulan-pukulan bagus dan tampil amat baik," imbuhnya.
(krs/rin)












































Foto: REUTERS/Edgar Su