Federer berjumpa Nishikori dalam laga babak keempat di Rod Laver Arena, Minggu (22/1/2017). Petenis Swiss unggulan 17 itu sempat kehilangan set pertama sebelum memenangi pertandingan 6-7 (4), 6-4, 6-1, 4-6, dan 6-3.
Bertanding selama 3 jam 23 menit, Federer menciptakan 24 ace, dan 83 winner jumlah winner yang nyaris dua kali lipat lebih banyak daripada Nishikori. Mantan petenis nomor satu dunia ini turut diuntungkan dengan 32 unforced error yang dibuat lawannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di set pertama, Nishikori mematahkan dua servis awal Federer untuk memimpin 4-0. Namun, peraih 17 titel Grand Slam ini mampu mengejar untuk memaksakan tie-breaker.
"Aku tadi bukannya bermain buruk di set pertama -- ini adalah sebuah lapangan yang cepat dan banyak hal yang terjadi dengan cepat pula. Saat kedudukan 0-4, aku menjadi lebih kalem."
"Kecewa karena gagal memenangi set pertama setelah usaha yang kulakukan, tapi akhirnya terbayarkan. Tadi adalah sebuah kemenangan besar bagiku di dalam karierku," simpul Federer.
Federer sedang mencari final Australia Terbuka pertamanya sejak juara pada 2010. Setelah itu, petenis berusia 35 tahun itu mentok di semifinal yang dicapainya lima kali dalam enam tahun terakhir.
Namun sebelum itu, Federer mesti bisa menyingkirkan petenis nonunggulan Jerman Mischa Zverev, yang baru saja menciptakan sensasi dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia Andy Murray. (rin/krs)











































