Setelah dua tahun gagal memenuhi ekspektasi, Nadal bangkit. Petenis kidal Spanyol itu tampil sebagai runner-up Australia Terbuka usai dikalahkan rival lamanya Roger Federer dalam final sepanjang lima set.
Bagi Nadal, itu adalah final Grand Slam pertamanya sejak juara di Prancis Terbuka 2014. Toni Nadal percaya kebugaran menjadi kunci kembalinya Nadal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sudah menemukan kembali bentuk permainannya. Dia menjalani sebuah turnamen yang bagus [di Melbourne], memiliki sikap yang baik dan memainkan banyak pertandingan yang bagus. Dia dekat dengan level terbaiknya, secara mental dan dalam permainan tenisnya."
Dua petenis teratas Andy Murray dan Novak Djokovic secara mengejutkan tersingkir di babak awal Australia Terbuka padahal difavoritkan untuk melaju ke final seperti edisi sebelum-sebelumnya. Namun begitu, Toni Nadal menyakini keduanya masih tetap favorit di sisa musim ini.
"Memang mengejutkan, tapi itu tidak lebih dari satu turnamen saja, Anda harus menunggu dan melihat apa yang terjadi. Kita tidak boleh menyimpulkan dengan gegabah. Bagi saya, turnamen-turnamen terbesar di musim 2017 favoritnya masih tetap Djokovic dan Murray," sebut dia.
(rin/mfi)











































