DetikSport
Jumat 03 Maret 2017, 18:59 WIB

All England

Ini Menu Khusus Richard untuk Praveen Jordan Sebelum ke All England

Mercy Raya - detikSport
Ini Menu Khusus Richard untuk Praveen Jordan Sebelum ke All England Foto: PP PBSI
Jakarta - Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi andalan Indonesia untuk meraih gelar juara All England 2017. Praveen diberi menu khusus oleh sang pelatih Richard Mainaky.

PBSI mengirimkan lima pasang ganda campuran ke All England yang bergulir di Birmingham mulai 7-12 Maret 2017. Para pemain itu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen/Debby, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, Alfian Eko Prasrtya/Annisa Saufika, dan Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia.

Sebagai juara bertahan, Praveen/Debby digadang-gadang untuk mempertahankan gelar juara. Praveen pun mendapat perhatian khusus untuk bisa memenuhi target tersebut.



"Selama satu bulan ini saya persiapkan mereka secara khusus. Khususnya Praveen yang selama sebulan terakhir kita perbaiki bagian lob-lob bawahnya karena masih belum bagus. Jadi selama satu bulan ini kita perbaiki," kata Richard, usai melatih di Pelatnas Cipayung, Jumat (3/3/2017).

Menurut Richard sejauh ini, baik Praveen maupun Debby, sudah menunjukkan hasil yang bagus. Bahkan, Praveen kerap menambah jam latihannya untuk meningkatkan kualitasnya.
Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas PBSI  Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas PBSI Foto: Mercy Raya/detikSport

Dalam menata kesiapan para pemainnya, Richard tak memerhatian drawing. Dia hanya berfokus agar pemainnya siap tempur.

"Saya tidak pernah melihat drawing seperti apa. Prinsip saya, siapapun yang menjadi lawan harusnya tidak ada pengaruh. Semua pemain harus siap. Kalau kebiasaan melihat drawing nanti malah pemainnya yang tidak siap," ungkap Richard.

"Saya rasa atletnya optimistis, sangat optimistis sekali. Praveen saja sampai minta ekstra latihan lagi untuk mengasah kemampuannya. Tambahan latihan itu tidak berpengaruh terhadap stamina, kami lebih banyak mengasah kualitas bukan kuantitas," ujar dia.

Kakak kandung Rexy Mainaky itu menambahkan Liliyana belum berlatih maksimal dan baru menjalani persiapan intensif sepekan terakhir menuju All England. Sebab, Liliyana harus masuk ruang perawatan setelah cedera lutut.

"Butet (Liliyana Natsir) tetap berjalan seperti biasa saja latihannya, karena kalau diomongin dia nanti konsennya ke cederanya terus. Jadi biasa saja," ungkapnya.

"Butet ini tiga bulan kemarin tidak tanding kami sengaja. Karena hal itu yang dia butuhkan, tinggal jaga motivasi dan fisiknya saja. Karena setelah All England, dia akan kami persiapkan untuk Malaysia, Singapura, dan Indonesia Open, kemudian Kejuaraan Dunia dan Asian Games," ungkap Richard.



(mcy/fem)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed