DetikSport
Selasa 07 Maret 2017, 12:59 WIB

All England

Menunggu Kejutan-Kejutan dari All England 2017

Femi Diah - detikSport
Menunggu Kejutan-Kejutan dari All England 2017 Foto: Grandyos Zafna
FOKUS BERITA: All England 2017
Jakarta - All England 2016 memunculkan juara-juara baru. Bagaimana gelaran tahun ini?

All England 2017 digelar mulai hari ini, Selasa (7/3/2017) hingga Minggu (12/3/2017). Para juara bertahan kembali tampil dalam ajang berhadiah total USD 600 ribu tersebut. Termasuk Lin Dan yang mendapatkan gelar keenam All England tahun lalu.

Menilik daftar juara All England 2016, cukup mengejutkan. Selain Lin Dan, empat peraih titel adalah juara baru dalam sejarah All England.

Indonesia berhasil menempatkan satu juara pada tahun 2016. Yakni, pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto. Selain itu, tiga gelar lain direbut Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (ganda putri Jepang) yang kini menjadi unggulan pertama, Nozomi Okuhara (tunggal putri Jepang), dan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia). Bahkan, Ivanov dan Sozonoz bukanlah pasangan unggulan kala itu.

Misaki/Ayaka juga sekaligus berhasil merobohkan dominasi ganda putri di All England. Dalam enam gelaran sebelumnya, titel ganda putri selalu menjadi milik China. Senada, Nozomi yang tampil sebagai unggulan kedelapan kala itu sudah berhasil menarik perhatian publik saat mengalahkan Carolina Marin yang menjadi unggulan pertama. Nozomi menjadi juara usai mengalahkan pemain China, Wang Shixian.

Peta persaingan saat ini tak mengalami banyak perubahan dibandingkan pelaksanaan 2016. Kecuali, pada sektor ganda putra dengan tak adanya para pemain Korea Selatan yang tahun lalu cukup disegani. Lee Yong-dae, Yoo Yeon-seong, Kim Sa-rang, dan Bae Yeon-ju, tak tampil kali ini.

Bisa jadi kejutan tak ada terjadi pada tunggal putra. Kali ini, Lin Dan yang menjadi unggulan keenam tetap dijagokan untuk menjadi juara. Pemain berjuluk Super Dan itu memiliki semangat ganda menjadi juara All England.

Pertama, Lin Dan tengah dalam perburuan gelar ketujuh ajang bulutangkis tertua itu. Memang koleksi itu masih kalahd engan milik Rudy Hartono yang mengoleksi delapan gelar juara All Englans. Namun, jika Lin Dan berhasil menjadi juara lagi maka akan menjadi perolehan monumental bagi si pemain.

Kedua, pemain 33 tahun tersebut sedang mencari panggung untuk memulihkan nama baik setelah skandal perselingkuhan yang terungkap pada bulan November 2016.

Lin Dan akan memulai langkah dengan menghadapi pemain Malaysia, Zulfadli Zulkiffli di babak pertama, Rabu (3/3/2017). Penampilannya kali ini terinspirasi Roger Federer yang sukses menjadi juara Australia terbuka pada usia 35 tahun.

"Dia seorang role model, khususnya buat para pemain-pemain tua," kata Lin Dan yang dikutip Associated Press.

"Saya juga masih memiliki passion di sini," imbuh dia.

Indonesia mengirimkan 23 pemain pada turnamen itu. Di antara pemain-pemain itu, Praveen/Debby diharapkan mampu mempertahankan gelar juara. Selain itu, juga harapan agar Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo membuat kejutan untuk menjadi juara baru.

Menarik untuk menanti hasil akhir All England kali ini.

Daftar juara All England 2016:

Tunggal putra: Lin Dan (China)
Tunggal putri: Nozomi Okuhara (Jepang)
Ganda putra: Russia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia)
Ganda putri: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
Ganda campuran: Praveen Jordan/Debby Susanto (Indonesia)



(fem/krs)

FOKUS BERITA: All England 2017
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed