Bermain di Barclaycard Arena, Sabtu (11/3/2017) dinihari WIB, Tontowi/Liliyana takluk dari ganda campuran tuan rumah Chris Adcock/Gabriella Adcock 21-16, 19-21, dan 12-21, dalam waktu satu jam lima menit.
Tontowi/Liliyana melalui gim pertama dengan mulus, memimpin sejak awal dan tak terkejar hingga akhir. Sementara di gim kedua, mereka sempat tertinggal jauh, lalu menyusul dan berbalik unggul 19-17, tapi kemudian malah kalah 19-21.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Game kedua sayang sekali kami tidak bisa ambil padahal sudah unggul 19-17. Harusnya saya main panjang-panjang, tapi saya malah main halus, jadinya ketebak sama lawan. Empat poin saya yang bikin mati. Itu cukup berpengaruh dalam permainan kami berikutnya," ujar Tontowi.
"Kuncinya memang ada di game kedua. Karena setelah ketinggalan dan balik mengejar, permainan kami sebenarnya sudah balik enak di lapangan. Di situ empat poin beruntun berpengaruh sekali buat kami," kata Liliyana menambahkan.
Upaya Tontowi/Liliyana untuk bangkit di gim ketiga diakui menjadi berat karena lawan sudah membangun momentum dan kepercayaan diri.
"Di game ketiga kami nggak mau lengah dan kalah begitu saja. Kami tetap mencoba bangkit. Tapi lawan sudah lebih in dan percaya diri. Jadi berapa kali kami mencoba, tetap tertekan terus, nggak bisa keluar dari permainan lawan," jelas Liliyana.
"Game ketiga mereka sudah lebih percaya diri. Dan kami juga mainnya lambat," tambah Tontowi.
Dengan hasil ini, Tontowi/Liliyana pun menyamai catatan tahun lalu dengan terhenti di perempatfinal, juga dikalahkan Chris/Gabriella. (raw/raw)











































