DetikSport
Senin 13 Maret 2017, 17:20 WIB

Rudy Hartono ke PBSI: "Saya Rindu Ada Juara Tunggal di All England!"

Femi Diah - detikSport
Rudy Hartono ke PBSI: Saya Rindu Ada Juara Tunggal di All England! Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sukses Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi juara All England belum meredakan kerinduan Rudy Hartono. Dia berharap ada juara dari sektor tunggal.

Indonesia memang cukup lama paceklik gelar di sektor tunggal, baik putra maupun putri. Gelar juara tunggal terakhir dibuat Haryanto Arbi dan Susy Susanti pada 1994. Artinya, sudah 23 tahun tak ada juara tunggal dari Indonesia di All England.



Mantan pemain nasional, Rudy, berharap besar melihat pemain tunggal Indonesia naik podium tertinggi di Birmingham. Pemilik delapan gelar juara itu berharap PP PBSI bisa segera mewujudkannya.

"Saya masih ingin ada tunggal putra kita juara All England. Saya sendiri sudah tak kuat untuk menjadi pelatih, apalagi di pelatnas. Makanya, saya titipkan kepada PBSI agar menciptakan pemain tunggal juara. Saat ini paling saya memberi input di Jaya Raya," kata Rudy yang juga ketua umum PB Jaya Raya itu.

Menurut Rudy PBSI tidak hanya bertumpu kepada pelatih untuk menelorkan pemain juara. Pengurus diminta tegas mengambil sikap. Utamanya ketua umum.

"PBSI harus memiliki ketegasan dalam menentukan seorang pemain berangkat atau tidak. Pengurus harus memiliki ukuran, parameter, yang bisa dibaca, track record harus ada. Mengapa? Karena tidak boleh tidak ada target bagi seorang pemain saat mengikuti kejuaraam. Tidak boleh! Pelatih tidak boleh bilang tidak ada target.

"Bukankah seorang pemain dipanggil ke pelatnas untuk menjadi juara? Saya tidak mau setiap pemain kita yang mengenakan kaus dengan tulisan Indonesia kalah sia-sia. Tidak boleh terjadi! PBSI yang sekarang jangan membiasakan pemain kita kalah dengan mudah, tidak berjuang mati-matian. Jangan sampai mereka berangkat ke kejuaraan untuk cari pengalaman.

"Jadi ketua umum PBSI itu harus tegas. Saat dia bersedia menjadi ketua umum maka dia harus punya misi untuk menciptakan juara! Sebab, misi itu itu akan tertempel dalam hati nurani dan akan terus terbawa ke manapun. Hidup ini persaingan ketat, jangan mendidik pemain untuk kalah," tutur Rudy yang akan berulang tahun 68 pada 18 Agustus nanti.



(fem/rin)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed